Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Mirip Instagram

Twitter Buat Fitur Ikuti Topik

FOTO | REUTERSILUSTRASI
A A A

JAKARTA- Twitter akan merilis fitur baru sehingga pengguna bisa mengikuti topik tertentu. Fitur ini serupa dengan fitur di Instagram dimana pengguna bisa mengikuti tagar tertentu.

Product Leader Twitter Sriram Krishnan mengatakan tujuan fitur ini untuk memudahkan pengguna mengikuti hal yang diminati seperti layaknya mengikuti akun seseorang, Selasa (13/8) di San Fransisco, Amerika Serikat.

Dikutip dari Variety, Hal ini dilakukan Twitter agar percakapan pengguna lebih sehat. Twitter juga menyebut fitur ini akan memberikan pengguna pilihan topik yang berbeda.

Sebab, Twitter akan memberikan saran kepada pengguna, topik-topik lain selain yang biasa mereka minati. Sehingga para pengguna tidak terjebak pada lingkaran percakapan yang itu-itu saja. Fenomena ini dikenal dengan istilah "filter bubble".

Nantinya pengguna akan melihat saran "follow topics" dari Twitter. Saran ini nantinya akan terintegrasi dengan halaman lini masa. Saat ini fitur baru tersebut masih dalam tahap uji coba. Saat ini pengujian difokuskan pada topik olahraga terlebih dahulu. Topik mengenai perawatan kulit dan serial televisi akan menyusul kemudian.

Sebelumnya Twitter sudah berupaya meningkatkan percakapan lewat fitur Twitter Moments. Pengguna dapat melihat topik-topik tertentu yang sedang ramai dibicarakan berdasarkan akun yang telah diikuti.

Fitur baru ini bekerja dengan bantuan alat pembelajar mesin (machine learning tools) untuk memudahkan proses kurasi. Kurasi dilakukan untuk menghindari adanya tweets yang salah topik, seperti dilansir Telegraph.

Pengguna juga dapat menyembunyikan topik tertentu yang tidak ingin dilihat. Misalnya seperti spoiler film.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:TEKNO

Komentar

Loading...