Zlatan Ibrahimovic

Tumpulnya Lini Depan ‘Setan Merah’

FOTO | REUTERS Tanpa Zlatan Ibrahimovic, lini serang Manchester United seperti kehilangan taji. Hal ini bikin Jose Mourinho sebal betul terutama usai diimbangi West Bromwich Albion.
A A A
Dan kami tidak konsisten dalam hal ini, kami mudah membuang peluang mudah, kami punya punya momentum atau periode di mana kami menekan terus menerus tapi beberapa pemain malah menghilang dan kami malah tidak melihat mereka selama 10 menit. Anda selalu melihat orang yang sana, pemain yang sama, pemain yang sama saat latihan,

MANCHESTER - Tanpa Zlatan Ibrahimovic, lini serang Manchester United seperti kehilangan taji. Hal ini bikin Jose Mourinho sebal betul terutama usai diimbangi West Bromwich Albion.

Ibrahimovic sedang menjalani skorsing karena menginjak bek Bournemouth Tyron Mings beberapa waktu lalu. Sudah tiga laga dilalui MU tanpa kehadiran penyerang asal Swedia itu.

Absennya Ibrahimovic memang tak membuat MU menelan kekalahan karena mereka masih mempertahankan catatakan 19 laga tak terkalahkan di Premier League, paling panjang di antara tim-tim lain.

Meski demikian hasil yang didapat MU saat Ibrahimovic absen tak begitu memuaskan ketika mereka meraih satu menang (3-1 atas Middlesbroug), satu kekalahan (0-1 dari Chelsea di Piala FA), dan terakhir diimbangi tanpa gol oleh WBA

Pada laga yang dihelat di Old Trafford, Sabtu (1/4/2017) malam WIB kemarin, MU walaupun tampil dominan kesulitan menembus pertahanan WBA dan akhirnya harus puas dengan skor 0-0. Hanya satu poin didapat membuat MU kembali gagal memangkas jarak dengan empat besar.

"Bermain di dalam tim yang sudah memenangi banyak hal, Anda butuh konsistensi penampilan dari setiap pemain," ujar Mourinho seperti dikutip Soccerway.

"Di beberapa klub, di tim yang mengincar 10 besar, pemain dengan talenta selalu disambut bahkan jika talentanya itu tidak bermain konsisten, meski talenta itu kadang-kadang muncul," sambungnya.

"Di tim dengan level seperti ini Anda harus konsisten. Valencia, Young, Rojo, Bailly Fellaini, Carrick itu semuanya bermain konsisten, sisanya tidak. Ada beberapa pemain yang punya talenta luar biasa, calon pemain besar, satu aksi memukau, nyaris berbuah gol. Anda harus mematikan lawan secepatnya."

"Ini semua berulang sepanjang musim. Dan ketika Anda mencetak gol menghadapi tim-tim seperti ini, Anda tidak hanya menang 1-0, Anda harus menang 3-0 atau 4-0 karena Anda mencetak gol dan kemudian laga terbuka sehingga Anda punya jalan cerita berbeda karena mereka harus bermain dengan gaya lain."

"Dan kami tidak konsisten dalam hal ini, kami mudah membuang peluang mudah, kami punya punya momentum atau periode di mana kami menekan terus menerus tapi beberapa pemain malah menghilang dan kami malah tidak melihat mereka selama 10 menit. Anda selalu melihat orang yang sana, pemain yang sama, pemain yang sama saat latihan," tutupnya.

Kode:47
Sumber:sport.detik.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...