Satu unit rumah berkontruksi kayu di Desa Lampeuneuen Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar dilalap si jago merah, Selasa (1/12/2020) sekira pukul 12:49 WIB. Peristiwa kebakaran ini diduga akibat kompor yang lupa dimatikan, sehingga rumah yang diketahui milii Mawardi (41) dalam kondisi rusak berat.

Tujuh Warga Aceh Utara Positif Covid-19 Dirujuk ke RSUZA

H. Muhammad ThaibKetua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Utara,
A A A

ACEH UTARA – Tujuh warga Kabupaten Aceh Utara yang terdeteksi positif terpapar virus Covid-19 dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Rabu, 17 Juni 2020.

Ke tujuh warga tersebut masih satu keluarga merupakan warga Gampong Meunasah Blang Kecamatan Lhoksukon. Mereka terdeteksi telah terpapar Covid-19 setelah diambil sampel swab dan dilakukan pemeriksaan PCR.

“Hasil pemeriksaan PCR keluar hari ini, dan ke tujuh warga tersebut positif Covid-19,” kata H Muhammad Thaib selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Utara melalui Juru Bicara Andree Prayuda SSTP MAP melalui siaran pers kepada wartawan.

Menurut Andree, pengambilan sampel swab terhadap warga tersebut merupakan tindak lanjut dari penularan Covid-19 yang dialami oleh satu Pasutri di Kota Lhokseumawe. Salah satu keluarga Pasutri tersebut merupakan warga Lhoksukon, sehingga Tim Gugus Tugas langsung melakukan trecking ke kawasan Lhoksukon.

“Kita ambil sampel swab untuk 13 warga Lhoksukon di RSU Cut Meutia, hasilnya sebanyak tujuh orang positif terpapar Covid,” ungkapnya.

Disebutkan, ke tujuh warga tersebut masih bertalian keluarga. Masing-masing dengan inisial HM (10), MN (18), MR (65), SN (53), Ml (37), YS (44), dan KA (49).

Andree menyatakan bahwa Tim Gugus sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Hal itu harus dilakukan karena kapasitas ruangan untuk menampung pasien Covid-19 di RSU Cut Meutia Buket Rata tidak lagi mencukupi. Saat ini di RSU Cut Meutia sedang merawat beberapa pasien Covid-19, sehingga ruang isolasi semuanya penuh.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, kita sangat mengharapkan pihak keluarga dapat bekerjasama dengan Tim Gugus, sehingga proses evakuasi dan rujukan ke Banda Aceh dapat berjalan lancar,” kata Andree.

Andree juga mengharapkan kepada warga Aceh Utara, khususnya masyarakat Lhoksukon untuk tidak panik dengan keadaan tersebut. Untuk itu, dia menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari untuk berkumpul di keramaian.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...