BPBD: 

Tujuh Kecamatan Aceh Barat kebanjiran

FOTO | ISTIMEWABadan Penanggulangan Bencana Daerah
A A A

ACEH BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mencatat banjir luapan sungai telah mengepung rata tujuh dari 12 kecamatan di daerah ini akibat guyuran hujan tidak kunjung mereda.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Barat Iraidi Yus, di Meulaboh, Kamis, mengatakan data sementara banjir itu belum ditemukan adanya korban jiwa maupun fasilitas umum yang rusak karena banjir terus meluas, sehingga belum terdata secara menyeluruh.

"Hingga pukul 10.00 WIB, banjir sudah mengepung tujuh kecamatan, kalau hujan tidak juga mereda maka kemungkinan bisa terus bertambah tinggi dan meluas. Ketinggian air banjir sesuai laporan petugas mencapai 40-90 sentimeter, namun bisa saja lebih tinggi di kawasan permukiman lebih rendah," ujarnya lagi.

Tujuh kecamatan yang telah dikepung banjir itu, yakni Johan Pahlawan, Meureubo, Woyla, Woyla Barat, Woyla Timur, Sungai Mas, Arongan Lambalek, dan termasuk penambahan Kecamatan Kaway XVI.

Beberapa kecamatan di antaranya telah direndam banjir sejak Rabu (4/1) sore hingga Kamis dini hari.

Pihaknya terus memantau perkembangan dan memperkuat jaringan informasi lewat masyarakat di desa tangguh bencana, serta didukung oleh kekuatan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang telah menyebar ke semua pelosok yang dapat diakses.

Masyarakat di permukiman Desa Pasie Masjid, Blang Beurandang, hingga pagi ini semuanya sudah keluar dari permukiman untuk mencari tempat pengungsian sementara.

Selain mengevakuasi keluarga, ratusan korban banjir di kawasan itu terlihat sibuk menyelamatkan harta benda.

"Di sini banjir datang sudah sejak tadi malam. Hari ini kami masih mencari tempat pengungsian karena rumah kami sudah terendam hingga sepinggang. Lebih sulit lagi jalan dari permukiman menuju ke sini sangat dalam, sudah lama kami usulkan ditinggikan, tapi tidak direalisasikan," kata Zul, salah seorang korban banjir Desa Pasie Masjid.

Data Pusdalops BPBD Aceh Barat menyebutkan ada tiga titik pengungsian yang telah disediakan khusus bagi warga korban banjir di Kecamatan Woyla Timur, yakni Alu Meuganda, Blang Luah, dan Gunung Manyang.

Namun jumlah pengungsi dilaporkan masih nihil, karena di sana warga lebih memilih bertahan di atas rumah.

Informasi yang diperoleh di lapangan bahwa banjir terparah melanda dua kecamatan, yakni Woyla Barat dan Woyla Timur.

Ribuan jiwa masyarakat di sana dilaporkan terkurung banjir, karena lebih dari 14 desa per masing-masing kecamatan itu sudah rata direndam air banjir sejak Rabu (4/1) malam.

Hingga berita ini diturunkan, evakuasi dan jumlah pengungsian korban banjir terus bertambah, serta tim BPBD dibantu pihak terkait, seperti TNI maupun Polri telah bersiaga di lokasi kawasan banjir.

Hujan dengan intensitas ringan masih terus mengguyur daerah itu.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...