Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Disaat Hujan dan Mati Listrik

Tujuh Imigran Rohingnya Kabur dari Penampungan

SAID AQIL AL MUNAWARTempat penampungan Rohingya di Lhokseumawe
A A A

LHOKSEUMAWE- Pembina Satgas Penanganan Imigran Gelap Rohingnya sekaligus Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto SAP mengatakan tujuh imigran gelap suku rohignya berusaha melarikan diri dari tempat penampungan di eks Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Lhokseumawe, Desa Meunasah Mee kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Rabu (18/11/2020).

Pada hari selasa pukul 19.45 WIB, Pertama terdapat lima (5) orang imigran gelap suku rohignya gelombang II yang berusaha melarikan diri dengan melompati pagar belakang tempat penampungan tersebut.

"Mereka semua berjenis kelamin perempuan yaitu Samsunahar (21), Amira Bibi (18), Syahazam (18), Sajidah (20) dan Janu bibi (18)," jelas Letkol Arm Oke Kistiyanto SAP.

Kelimanya memanfaatkan situasi Kamp yang sedang padam listrik dan turunya hujan yang sangat lebat.

Namun, lanjut mantan Danyon Armed 17/Komposit, aksi kelimanya diketahui oleh petugas jaga dari TNI dan Polri serta kemudian langsung dilakukan pencarian.

"Sekira pukul 00.20 WIB, satu orang yang melarikan diri atas nama Samsunahar (21) ditemukan sedang bersembunyi di semak semak dalam keadaan basah kuyup," terangnya.

Kemudian, lanjut Dandim, ketika petugas jaga sedang melanjutkan pencarian terhadap 4 (empat) imigran lainya, sekitar pukul 03.00 WIB, kembali 2 (dua) orang imigran gelap suku rohignya melarikan diri.

"Sekitar pukul 03.00 WIB, 2 perempuan imigran kembali kabur yaitu Umme Kawser ( 21) dan Aisyah Begum (15)," imbuhnya.

Petugas jaga yang dibantu personil Unit Intel kembali menyisir semak semak di belakang eks. Gedung BLK dan berhasil menemukan keduanya yang sedang bersembunyi.

Tak sampai di situ, Petugas Jaga terus mencari sisa imigran gelap yang belum ditemukan.

Pencarian sisa imigran yang melarikan diri akhirnya membuahkan hasil.

"Sekitar pukul 07.49 WIB tadi pagi (Rabu Red) kembali ditemukan tiga orang imigran atas nama Amira Bibi (18), Sajidah (20 ) dan Janu bibi (18) berada di kios warga di Jalan Medan - B. Aceh Ds. Mee Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe yang di duga sedang menunggu jemputan," ungkapnya.

Setelah dimintai keterangan ketiganya diserahkan kepada petugas dari UNHCR Nurul Fitri Lubis dan Sem Kevin pospos.

"Saat ini tinggal 1 (satu) imigran yang belum ditemukan atas nama Syahazam (18) dan masih dilakukan pencarian oleh TNI/Polri,"pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...