Meulaboh

Tuan Rumah Peringatan HSN Provinsi Aceh

FOTO | ISTIMEWAKakanwil Kemenag Aceh | Drs. H. M. Daud Pakeh
A A A

Tahun ini upacara atau peringatan Hari Santri Nasional Provinsi Aceh akan di laksanakan di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, namun selain itu Kemenag juga menginstruksikan kepada Kakankemenag Kabupaten/Kota di seluruh Aceh untuk melaksanakan upacara peringatan hari santri, juga di Dayah Dayah untuk menyemarakkan HSN 2018

Drs. H. M. Daud Pakeh Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menetapkan Kota Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, sebagai tempat Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) IV 2018.

Penetapan tersebut dituangkan dalam Surat keputusan Kakanwil Kemenag Aceh nomor 538 tentang penetapan tuan rumah penyelenggara Hari Santri Nasional IV Provinsi Aceh tahun 2018.

"Tahun ini upacara atau peringatan Hari Santri Nasional Provinsi Aceh akan di laksanakan di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, namun selain itu Kemenag juga menginstruksikan kepada Kakankemenag Kabupaten/Kota di seluruh Aceh untuk melaksanakan upacara peringatan hari santri, juga di Dayah Dayah untuk menyemarakkan HSN 2018," ujar Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh didampingi Kasubbag Inmas, Muhammad Nasril Lc MA di Banda Aceh, Kamis (18/10).

Untuk Pelaksanaan upacara peringatan hari santri di kabupaten/ kota ada yang melaksanakan pada tanggal 21 atau 22 Oktober, Sedangkan di Tingkat Provinsi Aceh akan di gelar pada 20 Oktober 2018 di halaman Kantor Bupati Aceh Barat. Sedangkan secara Nasional, puncak peringatan hari santri 2018 akan dilaksanakan di lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat pada tanggal 21 Oktober 2018 malam.

Kakanwil juga mengatakan peringatan hari santri nasional tahun ini merupakan yang keempat kalinya diperingati sejak ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo, melalui Kepres Nomor 22 Tahun 2015, sedangkan Peringatan HSN di Aceh merupakan tahun kedua, sebelumnya dilaksanakan di Dayah Amal, Kabupaten Aceh Timur.

"Hari Santri merupakan hari di mana kita mengenang peristiwa bersejarah, santri mempunyai peran penting dalam berjuang memperebutkan kemerdekaan
Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober," sebut Kakanwil.

Adapun Tema HSN 2018 yang ditetapkan oleh Kementerian Agama adalah "Bersama Santri Damailah Negeri".

Melalui tema tersebut diharapkan kaum santri menyadari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga, memelihara, dan merawat keindonesiaan.

Sementara Kakankemenag Aceh Barat, Khairul Azhar SAg mengatakan bahwa Aceh Barat Siap menjadi tuan rumah Peringatan HSN 2018, bahkan pemerintah daerah juga telah mengalokasikan dana khusus untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain itu, dalam memeriahkan HSN 2018, Kemenag dan pemerintah Aceh Barat juga melaksanakan serang kegiatan yang dimulai sejak Sabtu (12/10), dan dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat H Ramli MS di Aula Setdakab setempat beberapa waktu lalu.

"Besok pagi juga akan dilaksanakan pawai keliling atau parade santri di Aceh Barat," ujar Khairul Azhar.

Berikut Sejumlah Perlombaan dalam memeriahkan HSN 2018 di Aceh Barat:

Sabtu, (13/10) yaitu Musabaqah Qiraatul Kutub dan Pidato Bahasa Indonesia.

Pada Minggu (14/10) yaitu Pidato Bahasa Arab dan Lomba Baca Puisi Islami.

Kemudian, Senin (15/10) Musabaqah Fahmul Kutub dan Rebana.

Direncanakan pada Jumat (19/10) akan diadakan pawai keliling dalam rangka memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat mengatakan Pemerintah Aceh Barat dibawah kepemimpinannya terus melaksanakan program-program peningkatkan penegakan syariat Islam. Tujuannya agar penegakkan Syariat Islam tegak di kabupaten tersebut, "Saya mengajak seluruh masyarakat terutama santri untuk mewujudkannya," kata Ramli.

Saya mengajak seluruh masyarakat terutama santri untuk mewujudkannya

Ramli MS Bupati Aceh Barat

Laporan:Saifullah
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...