Trumon Timur dikepung Banjir

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi Banjir
A A A

ACEH SELATAN - Desa Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, dikepung banjir akibat meluapnya Sungai Gelombang, setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak Rabu (4/1).

Camat Trumon Timur, T Masrizar saat dihubungi di Tapaktuan, Kamis menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir setinggi 1 meter lebih tersebut yang terjadi Rabu siang.

"Hanya saja dampak dari meluapnya sungai, selain merendam puluhan rumah penduduk juga merendam ratusan hektare lahan pertanian milik warga seperti kelapa sawit dan jagung," ujarnya.

Ia mengatakan luapan banjir setinggi 1 meter lebih mulai merendam rumah penduduk dan lahan pertanian warga setempat mulai terjadi pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB pascawilayah itu diguyur hujan lebat.

Ratusan warga yang sebelumnya sempat mengungsi ke rumah penduduk lainnya termasuk fasilitas umum seperti rumah sekolah dan masjid, pada Kamis pagi sudah mulai kembali ke tempat tinggalnya masing-masing karena air secara berangsur-angsur sudah mulai surut.

"Sebenarnya, seiring telah redanya curah hujan pada Rabu (4/1) malam tepat sekitar pukul 24.00 WIB air setinggi 1 meter lebih yang sebelumnya merendam rumah warga telah mulai surut, sehingga pada malam itu, sebagian warga ada yang langsung kembali ke rumahnya," ujar T Masrizar.

Seluruh warga yang telah kembali ke rumahnya, lanjut Masrizar, mulai membersihkan rumahnya yang tertimbun lumpur dibawa banjir sembari mengangkut kembali barang-barang yang sebelumnya diamankan ke tempat yang aman.

Banjir yang merendam puluhan rumah penduduk di Desa Kapa Sesak yang merupakan desa perbatasan antara Kabupaten Aceh Selatan dengan Pemko Subulussalam tersebut, kata Masrizar, merupakan banjir yang saban tahun selalu terjadi setiap kali sungai di desa setempat meluap.

Disamping itu, sambung Masrizar, sebagai langkah antisipasi banjir, pihaknya juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di sejumlah desa lainnya dalam Kecamatan Trumon Timur agar waspada datangnya banjir kiriman dari Sungai Gelombang, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

"Langkah ini, kami lakukan mengingat kondisi sekarang ini wilayah Subulussalam dan Aceh Singkil juga sedang dilanda banjir. Sebab biasanya jika Sungai Gelombang meluap maka imbasnya juga terjadi ke beberapa desa dalam Kecamatan Trumon Timur," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Selatan Erwiandi mengatakan pasca wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak Rabu (4/1) pagi, telah mengakibatkan sebanyak tujuh kecamatan dilanda banjir luapan.

Ketujuh kecamatan tersebut adalah Kluet Utara, Kluet Tengah, Kluet Timur, Kluet Selatan, Kota Bahagia, Trumon dan Trumon Timur.

Menurutnya, banjir yang terjadi kali ini rata-rata disebabkan meluapnya air sungai akibat tingginya intensitas curah hujan sehingga luapan sungai tersebut merendam rumah penduduk dan lahan pertanian di sejumlah desa dalam tujuh kecamatan dimaksud.

"Banjir kali ini tidak tergolong parah karena hanya merendam rumah penduduk dan lahan pertanian. Sementara untuk korban jiwa dan rusaknya rumah penduduk sejauh ini belum ada. Pada Kamis pagi kami bersama Sekda H Nasjuddin telah turun meninjau lokasi banjir sembari membawa bantuan masa panik untuk disalurkan di titik-titik musibah banjir tersebut," kata Erwiandi.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...