KIP:

TPS Harus Ramah Disabilitas

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi Penyandang disabilitas
A A A

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyatakan semua tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada serentak 2017 harus ramah bagi penyandang disabilitas.

"Semua TPS harus akses bagi disabilitas. Karena itu, semua TPS harus dibangun ramah bagi penyandang cacat," kata Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi di Banda Aceh, Selasa.

TPS ramah disabilitas tersebut, kata dia, seperti bisa diakses bagi pengguna kursi roda. Termasuk di bilik suaranya, misalnya meja, harus bisa digunakan oleh mereka.

Begitu juga penyandang disabilitas lainnya, TPS harus juga bisa diakses. Jika tidak, sulit bagi penyandang disabilitas menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak 2017.

Menyangkut jumlah pemilih dari kalangan penyandang disabilitas, Ridwan Hadi menyebutkan pihaknya tidak mendata secara khusus maupun secara keseluruhan. Sebab, tidak ada TPS yang disediakan khusus bagi penyandang disabilitas.

"Penyandang disabilitas memilih di TPS di dekat tempat tinggalnya. Jadi, TPS tersebut harus akses bagi mereka, sehingga mereka bisa berpartisipasi pada pilkada serentak 2017 ini," kata Ridwan Hadi.

Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Provinsi Aceh digelar 15 Februari 2017. Pilkada serentak tersebut digelar bersamaan antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh digelar serentak dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakil dari 23 kabupaten/kota di provinsi itu.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh diikuti enam pasangan calon, yakni Tarmizi A Karim dan Machsalmina, Zakaria Saman dan T Alaidinsyah.

Kemudian, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab, Zaini Abdullah dan Nasaruddin, Muzakir Manaf dan TA Khalid serta pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...