Saksi Rano-Embay Minta Pemungutan Ulang

Tolak Teken Rekapitulasi Suara Kabupaten Serang

FOTO | DETIK.COMSaksi dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten Rano-Embay menolak menandatangani hasil rekapitulasi untuk Kabupaten Serang.
A A A

JAKARTA - Saksi dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten Rano-Embay menolak menandatangani hasil rekapitulasi untuk Kabupaten Serang. Mereka beralasan ada dugaan pelanggaran terkait penangkapan pelaku politik uang berbentuk pembagian mi berstiker calon di Ciruas.

"Kami di tingkat rekapitulasi provinsi menolak rekapitulasi Kabupaten Serang. Kecuali di dalam rapat pleno ini dilakukan pemungutan ulang," ujar saksi nomor 2 Donny Tri Istiqomah di Pleno Terbuka Rekapitulasi KPU Provinsi Banten, Cilegon, Minggu (26/2/2017).

Mendengar penolakan untuk tanda tangan, saksi dari nomor urut 1 Wahidin-Andika, Media Warman langsung menanggapi keberatan tersebut.

"Kami aneh kepada saksi paslon 2. Yang menandatangani di kabupaten adalan institusi nomor 2. Kok di sini nggak. Mana konsekuensinya?" ujar Media Warman.

Media mengatakan mempersilahkan kepada saksi nomor 2 jika tidak ingin melakukan tanda tangan. Menurutnya, pembahasan rekapitulasi ini jangan sampai di luar konteks penghitungan manual tingkat provinsi.

"Nggak ada hubungan dengan ini. Kami sebagai saksi paslon, kami akan mengikuti proses dan akan kami ikuti," ujarnya lagi.

Perdebatan kemudian berlanjut secara sengit. Saksi nomor 2 atas nama Badrul Munir menyampaikan bahwa jika politik uang terbukti, maka konsekeunsi pasangan calon menurutnya akan dibatalkan.

"Kami ingin menyampaikan tegas, bahwa dalam hal politik uang jika terbukti maka akan dibatalkan paslon. Oleh karena itu, kami ingin yang mempunyai dampak untuk dipertegas dulu statusnya," ujarnya.

Menanggapi ungkapan itu, saksi nomor 1 atas nama Ramdhan Alamsyah kemudian menanggapi bahwa bisa saja stiker yang ditemukan di Ciruas adalah dibuat oleh lawan politiknya.

"Apa susahnya bikin stiker sesuai ukuran. Kita hormati kepolisian, jangan diintervensi," ujarnya.

Akhirnya, setelah melalui perdebatan, Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi merekomendasikan agar dibuat catatan khusus atau keberatan khusus untuk rekapitulasi Kabupaten Serang.

"Biarkan kerja Panwas Serang selesai dulu. Peristiwa hukumnya ada. Apakah nanti terbukti politik uang itu TSM bukan di sini yang memutuskan. Kita hormati penanganan dugaan politik uang di Sentra Gakkumdu di penyidikan," ujar Pramono.

Sumber:detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...