Tips Menyiasati Pengeluaran ketika Liburan ke Jepang

FOTO | ShutterstockSalah Satu Destinasi Wisata di Jepang
A A A

DI tahun 2017 ini, Jepang menjadi destinasi favorit orang Indonesia untuk liburan bersama keluarga. Kenyamanan, dan juga kebersihan selama berada di sana menjadi inspirasi untuk mengajak anak berwisata ke luar negeri.
Kendati demikian, liburan ke Jepang tidaklah murah, bahkan Negeri Sakura ini dikenal sebagai negara termahal di dunia. Jadi, budget yang akan dicucurkan selama liburan akan semakin banyak, terutama jika membawa balita.

Nah, bagi Anda yang sudah memesan tiket untuk liburan keluarga intip yuk tips perjalanan murah, dari Silvia Junaedi sebagai editor lifestyle Okezone, sekaligus blogger travel yang pernah mampir ke sana selama 11 hari bersama keluarga kecilnya. Berikut tips ala Silvia untuk liburan murah di Jepang:
Hindari pembelian JR (Japan Railways) Pass

Pemerintah Jepang telah meluncurkan sebuah kartu untuk jalan-jalan ke kota-kota di sana hanya khusus wisatawan. Biasanya, JR Pass ditawarkan sebelum berangkat ke Jepang oleh agen travel atau bandara.

Namun, faktanya, JR pass hanya bisa digunakan untuk menuju Yamata menggunakan kereta Shinkansen, dengan harga jutaan untuk satu orang. Ini sangat tidak disarankan jika tidak mengunjungi destinasi tersebut.

“Lebih baik membeli tiket Pasmo yang bisa digunakan untuk kawasan kota-kota Jepang seperti Osaka, atau Kyoto. Dan bisa digunakan untuk beberapa line kereta api, harganya juga relatif terjangkau bergantung dengan destinasi, mulai dari Rp 300 ribuan untuk tiga orang, namun kereta yang dihadirkan juga mewah untuk subway, dan monorel,” tutur Silvia.

Mengunjung Wahana Rekreasi Di Jepang terkenal dengan dua taman bermain, yakni Universal Studio dan Disney Land, keduanya juga menjadi favorit keluarga untuk berwisata ke sana.

Namun, lebih baik disesuaikan dengan selera anak agar pengeluaran tidak terlalu banyak jika memilih salah satu wisata.

“Dikarenakan anak saya laki, jadi saya memilih Universal Studio, di sana ada spot Dragon Ball yang membuat dia senang. Sementara itu, anak saya tidak suka dengan tokoh di Disney Land jadi tidak mengambil taman bermain itu,” jelasnya. Tetapi, ada lagi taman bermain yang menurut ibu satu anak ini jarang diekspos, ialah Taman Bermain Thomas and Friend di Gunung Fuji.

Di sana, Anda bisa mengajak anak kembali mengenal lebih dekat perjalanan kereta secara nyata. Makan di Restoran Hal yang paling menjadi pusat perhatian saat membawa anak adalah pesoalan makanan.

Biaya hidup di Jepang tidaklah murah, khususnya saat makan di restoran. Silvia saja mengungkapkan jika sekali masuk ke restoran bisa menghabiskan dana sekitar Rp200 ribuan untuk satu orang.

“Lebih baik bawa persiapan dari Indonesia seperti rendang atau makanan kaleng, atau Anda juga bisa memilih restoran cepat saji,” jelasnya. Namun, makanan di store pinggir jalan harganya juga relatif terjangkau sekira Rp50 ribuan saja untuk satu orang.

Ini pun bisa menjadi pertimbangan saat membawa rombongan keluarga. Menginap di rumah penduduk Harga yang ditawarkan untuk menginap di rumah penduduk di Jepang tentu lebih terjangkau dan juga di sana Anda bisa merasakan budaya Jepang sesungguhnya.

Selain itu, budaya tersebut juga bisa digunakan untuk edukasi anak Anda selama berwisata ke sana. “Waktu saya menginap di rumah penduduk di Kyoto, dan Shirakawa Go saya diberikan Kimono, terus merasakan tidur di kasur lipat Jepang.

Saya juga diberikan makanan sarapan dan makan malam. Hingga saat ini, anak saya masih ingat dengan rumah tradisional,” kisahnya.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...