Cegah Turis Membludak,

Tiongkok Siap Operasikan Bandara Internasional Baru di 2019

FOTO | DailymailBandara Internasional baru Tiongkok
A A A

TEMPAT pemberhentian transportasi umum merupakan salah satu tempat tersibuk. Sebut saja terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara. Selain sebagai tempat naik turunnya penumpang, transportasi umum pun ikut bergantian keluar masuk tempat pemberhentian.

Tidak jarang kesibukan yang terjadi bisa mengurangi kenyamanan penumpang. Terlebih jika jumlah penumpang membludak. Hal inilah yang disadari oleh pemerintah China. Di tahun 2019 nanti, ada bandara internasional baru yang akan dibuka bernama Beijing Daxing International Airport. Sekarang pembangunan sudah masuk ke tahap pengerjaan struktur utama.

Berlokasi di sebelah selatan Beijing tepatnya di provinsi Hebei, pembangunan ini dimaksudkan mengurangi kepadatan penumpang di bandara yang telah ada sebelumnya. Pemerintah berharap jika bandara sudah jadi bisa melayani penumpang hingga 45 juta orang. Dengan penambahan jumlah kapasitas, pemerintah menargetkan pula peningkatan jumlah wisatawan.

Dengan luas kira-kira 75.000 m2, proyek pembangunan bandara ini menghabiskan dana sebesar 80 miliar yuan atau setara dengan Rp 163 triliun. Menurut juru bicara proyek pembangunan, Zhu Wenxin, bandara ini adalah contoh bagus dari kapasitas produksi nasional di China. Bandara didesain dengan bentuk menyerupai bunga. Tapi bedanya bunga ini terbuat dari baja.

“Meskipun bandara ini dibuat oleh operator yang membangun Prancis Aeroports de Paris, pada tahap akhir tetap ada perbaikan dari pihak ketiga yang membuat bandara tetap terlihat domestik,” ungkap Zhu seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Dari kejauhan bangunan bandara disinyalir akan membuat takjub yang melihat. Untuk menuju bandara ini, nantinya akan ada kereta cepat dengan laju 350 km/jam yang menghubungkan bandara dengan pusat kota Beijing. Jika bandara ini sudah resmi beroperasi, dua dari tiga maskapai penerbangan yang cukup besar di China yaitu China Eastern Airlines Corp dan China Southern Airlines Co akan dipindahkan. Jumlah penerbangan yang direncanakan adalah empat per lima dari total lalu lintas bandara.

Selain itu, bandara internasional yang sudah ada akan tetap beroperasi untuk melayani penerbangan internasional. Akan tetapi, tempat penerbangan domestik akan ditutup secara bertahap.

Meskipun bandara ini dibuat oleh operator yang membangun Prancis Aeroports de Paris, pada tahap akhir tetap ada perbaikan dari pihak ketiga yang membuat bandara tetap terlihat domestik,
Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...