Ibu Hamil Sering Begadang,

Tingkatkan Risiko Diabetes

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi Ibu Hamil
A A A

JAKARTA - Tidur malam sangat dibutuhkan oleh tubuh, tidak hanya untuk memulihkan kebugaran melainkan memberi kesempatan bagi sel-sel tubuh untuk memperbaiki diri. Pada ibu hamil, kurang tidur bahkan bisa berdampak pada kandungannya.

Sebuah penelitian menyebut, ibu hamil yang tidur malam kurang dari 6 jam sehari punya risiko 2 kali lipat mengalami Gestational Diabetes Melitus (GDM), dibandingkan ibu hamil yang tidur malam 7-8 jam sehari. GDM merupakan jenis diabetes yang dialami saat kehamilan.

Segera setelah melahirkan, masalah yang berhubungan dengan diabetes gestational memang hilang dengan sendirinya. Namun berdasarkan penelitian, 1 dari 10 perempuan dengan GDM akan kembali mengalami diabetes dalam 5 tahun setelahnya.

Risiko jangka panjang juga dialami oleh anak yang dilahirkannya. Sekitar 3 dari 4 anak yang lahir dari ibu dengan GDM lebih rentan mengalami obesitas dan terserang diabetes ketika beranjak dewasa.

Fakta tersebut terungkap dalam sebuah penelitian di National University Hospital, Singapura. Hasil penelitian tersebut mengatakan 27,3 persen ibu hamil yang hanya tidur malam kurang dari 6 jam punya GDM. Sedangkan pada ibu hamil yang tidur malam 7-8 jam, risikonya hanya 16,8 persen.

Temuan ini juga konsisten dengan hasil penelitian selama ini bahwa kurang tidur berdampak pada risiko diabetes secara umum, bukan hanya pada ibu hamil. Beberapa penelitian dengan skala lebih kecil juga pernah secara konsisten mengaitkan kurang tidur dengan risiko GDM.

"Ini menegaskan kemungkinan bahwa pola tidur yang sehat bisa mengurangi risiko mengalami hiperglikemia dan GDM," kata Prof Joshua Gooley yang memimpin penelitian ini, seperti dikutip dari News-medical.net.

Komentar

Loading...