Maimun Ditahan Polisi

Tersangka Kasus Penipuan PNS

FOTO | AK JAILANIKonferensi Pers
A A A

Maimun sudah ditahan di Polda Aceh. Info yang kita peroleh yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka 10 hari yang lalu

Fakhrurrazi, SH Sekretaris YARA

ACEH - Maimun, oknum dosen di Universitas Jabal Ghafur Kabupaten Pidie, Aceh akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dengan iming-iming lulus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Korbannya bernama Anita Selfitri (26) warga Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Dia didampingi kuasa hukum dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melaporkan kasus ini ke Polda Aceh pada bulan Oktober 2018 lalu.

Kepada wartawan, Sekretaris YARA Fakhrurrazi SH, mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari Polda Aceh bahwa pelaku penipuan bernama Maimun telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Maimun sudah ditahan di Polda Aceh. Info yang kita peroleh yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka 10 hari yang lalu," kata Fahrurazi didampingi Direktur Hukum dan HAM Yudhistira Maulana SH, Kepala Perwakilan YARA Kota Banda Aceh H. Yuni Eko Hariyatna dan Suhaimi, SH paralegal pada YARA di kantor YARA, di Banda Aceh, Selasa (26/2/2019).

Lihat postingan ini di Instagram

Konferensi Pers bersama YARA

Sebuah kiriman dibagikan oleh acehimage.com (@acehimagecom) pada

Dia menyebutkan, penahanan Maimun atas kasus penipuan calo PNS yang menyebabkan kerugian yang dialami korban mencapai Rp 130 juta.

 

"Dia ditahan atas kasus penipuan PNS. Berkas perkaranya juga sudah dilimpahkan ke Jaksa. Kita melihat penegak hukum merespon dengan baik atas kasus ini, mungkin ada beberapa tahapan dan mengumpulkan alat bukti yang kuat sehingga tersangka baru ditahan," ujar Fahrurrazi.

YARA, sebutnya, akan mengawal kasus ini hingga ke pengadilan. "Kita akan kawal terus sampai ke persidangan. Kita melihat dulu nanti siapa saja yang ikut terlibat. Semuanya akan diungkap dalam fakta persidangan. Mengenai adanya nama orang dekat di dalam kantor Gubernur Aceh ini juga kita akan lihat sama-sama di fakta persidangan," ungkapnya.

Sejauh ini, baru Anita yang melaporkan kasus penipuan dengan iming-iming lulus menjadi PNS. Sementara laporan dari korban ada beberapa orang lainya yang juga menjadi korban lainya, jumlahnya mencapai belasan.

"Hingga kini baru satu orang yang melapor yaitu Mulyadi, abang kandung Anisa. Kita juga sudah mengimbau jika ada warga yang merasa menjadi korban segera laporkan," kata Fahrurazi.

Fahrurazi menyebutkan, hingga kini Maimun belum mengembalikkan sepeserpun kerugian yang dialami korban.

"Kita lihat nanti di persidangan, jika tidak ada upaya mengembalikan kerugian korban, kita akan gugat lagi secara perdata," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sartijo saat dikonfirmasi RRI membenarkan, pihaknya telah menahan dan menetapkan Maimun sebagai tersangka dalam kasus penipuan berkedok lulus PNS.

"Iya yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," kata Agus.

Sebelumnya diberitakan, Anita menjadi korban penipuan lulus menjadi PNS. Kasus tersebut terungkap setelah Abang kandung korban melaporkan ke YARA.

Modus penipuan yang dilakukan Maimun dengan cara menyerahkan SK palsu kepada Anita. Di dalam SK itu disebutkan Anita dinyatakan lulus menjadi PNS dan bertugas menjadi tenaga administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Banda Aceh. Namun, saat datang ke rumah sakit tersebut, SK Anita ditolak karena tidak terdaftar sebagai pegawai rumah sakit. Pada SK itu juga dibubuhkan tandatangan Sekda Aceh.

Sumber:rri.co.id
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...