Hati-Hati

Ternyata Suplemen Justru Berbahaya untuk Tubuh!

HuffingtonpostSuplemen
A A A

VITAMIN dan suplemen biasa dipilih kebanyakan orang untuk dikonsumsi karena dianggap memiliki manfaat pada kesehatan tubuh. Nyatanya, studi terbaru menunjukkan bahwa vitamin dan suplemen tidak sama sekali bermanfaat bahkan cenderung berbahaya.

Para peneliti mengungkap fakta bahwa pil-pil, seperti kapsul vitamin C, ternyata tidak memberikan manfaat pada kesehatan. Beberapa di antaranya bahkan berdampak meningkatkan risiko kematian. Mereka justru menyarankan agar mendapat asupan nutrisi yang lebih baik dari buah dan sayuran.

Fakta tersebut diungkap berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Rumah Sakit Saint Michael serta University of Toronto yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology.

Penelitian dilakukan dengan meninjau ulang manfaat dari suplemen umum yang beredar di masyarakat, termasuk yang mengklaim mengandung vitamin A, B1, B2, B3 (niacin), B6, B9 (asam folat), C, D, dan E. Selain itu, mereka juga meneliti kandungan Beta Carotene, kalsium, zat besi, zinc, magnesium, dan selenium.

Melansir dari Independent, Selasa (5/6/2018), meski multivitamin, vitamin D, kalsium, dan vitamin C tidak membahayakan, nihil juga manfaatnya dalam pencegahan penyakit kardiovaskular, serangan jantung, stroke, atau kematian dini. Beberapa multivitamin justru berbahaya karena ada risiko peningkatan kematian walau persentasenya relatif kecil.

Vitamin tambahan malah meningkatkan kadar gula dalam darah yang justru berbahaya bagi penderita diabetes. Orang-orang yang meminum niacin mungkin berpikir dapat menyembuhkan satu penyakit. Nyatanya niacin justru meningkatkan risiko terkena penyakit lainnya.

“Kami sangat terkejut mendapati fakta sedikitnya efek positif dari suplemen yang sering dikonsumsi orang-orang,” tukas pemimpin studi tersebut, Dokter David Jenkins.

“Studi ini menyarankan agar orang-orang harus lebih sadar dengan suplemen yang mereka konsumsi. Sangat penting untuk lebih bergantung pada diet yang sehat agar mendapat asupan vitamin dan mineral yang baik,” imbuhnya.

David Jenkins terang-terangan menyatakan belum melihat adanya penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi suplemen jauh lebih baik daripada makanan sehat. Kendati demikian, suplemen yang mengandung asam folat, terbukti mampu mengurangi risiko penyakit jantung serta stroke. Namun, sekali lagi Jenkins menekankan lebih penting menjaga asupan makanan daripada bergantung pada suplemen serta multivitamin.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...