Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Yenni Rosnizar SKM, merasa kecewa dengan kondisi pelayanan di RSUD dr Yulidin Away (RSUD YA) Tapaktuan, menyusul meninggalnya seorang warga yang berprofesi sebagai perawat saat menjalani Operasi melahirkan di RSUDYA, (7/8/2020). “Mungkin karena keterbatasan tenaga medis sehingga penanganan terhadap pasien menjadi tidak efektif, apalagi banyak tenaga medis yang diisolasi akibat Covid-19", Kata Yenni Rosnizar SKM

Ternyata Jaksa Cantik Pinangki Sirna Teman Satu Almamater dengan Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

ISTIMEWA.
A A A

 

JAKARTA - Terpidana kasus cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Joe alias Joker sudah resmi menjadi warga binaan. Untuk sementara, Joker ditahan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri.

Menariknya terkait dengan kasus Djoko Chandra atau Joker, saat ini, di media sosial beredar luas foto Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang cantik bersama Djoko Tjandra dan pengacaranya, Anita Kolopaking.

Jauh sebelum beredar foto-foto Pinangki bersama Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking viral di media sosial, Pinangki dan Anita Kolopaking memang berteman akrab. Keduanya diketahui kerap menghadiri acara halal bihalal alumni Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung, Jawa Barat.

Seperti dilansir news.unpad.ac.id, Pinangki menulis disertasi berjudul Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai Lembaga Negara Bantu dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia dan Implikasinya terhadap Pemberantasan Korupsi. Berkat disertasi tersebut, dia berhasil memperoleh yudisium cum laude.

Dia berkarir sebagai jaksa. Sedangkan Anita Kolopaking memperoleh dua gelar di Unpad, yakni Master bidang Hukum dan Doktor bidang Hukum.

Berbeda pilihan profesi dengan temannya, Anita Kolopaking mendirikan firma hukum Anita Kolopaking and Partners.

Djoko Tjandra sendiri sebelumnya sudah 11 tahun buron (sejak 2009) dari Kejaksaan Agung.

Dia diduga berada di luar negeri menghindari hukuman 2 tahun penjara terkait kasus hak tagih (cessie) Bank Bali. Namun dia akhirnya ditangkap pada Kamis (30/7/2020) malam,
saat bersembunyi di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kendati demikian, ternyata ada jaksa yang diduga dengan mudahnya pernah bertemu dengannya pada tahun 2019 silam. Jaksa itu tak lain Pinangki Sirna Malasari.

Saat itu, Pinangki menjabat sebagai kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Dr Pinangki dicopot dari jabatan

Setelah fotonya bersama Djoko Tjandra viral di media sosial, Pinangki pun dicopot dari jabatannya.

Pencopotan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor : KEP-IV-041/B/WJA/07/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin (PHD) Tingkat Berat berupa Pembebasan Dari Jabatan Struktural.

Pencopotan itu diteken langsung oleh Wakil Jaksa Agung.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono mengatakan, keputusan tersebut setelah Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan melakukan pemeriksaan langsung kepada Pinangki.

"Ternyata telah ditemukan adanya bukti permulaan pelanggaran disiplin oleh terlapor Dr Pinangki Sirna Malasari (PSM) sehingga ditingkatkan pemeriksaannya menjadi Inspeksi kasus," kata Hari Setiyono kepada wartawan.

Dari pemeriksaan itu, diketahui bahwa Jaksa Pinangki tercatat 9 kali pergi ke luar negeri pada 2019 lalu tanpa izin atasannya. Salah satunya bertemu dengan Djoko Tjandra.

"Terbukti melakukan pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil yaitu telah melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa mendapat izin tertulis dari pimpinan sebanyak 9 kali dalam tahun 2019," jelas Hari Setiyono.

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...