Penjelasan Menkum Yasonna,

Terkait Pembebasan Bersyarat Jaksa Urip

FOTO | DETIK.COMMenteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly
A A A
Itu kan sudah lama, bukan di zaman saya banyak remisi tapi saya. Kita harus belajar juga menghargai hak orang. Kalau kita tidak diperlakukan hak kita dihargai, kita harus rasain seperti apa,

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, bicara soal bebas bersyarat mantan jaksa Urip Tri Gunawan. Menurut Yasonna, Urip bebas karena memang sudah waktunya.

Menurut Yasonna, Urip bebas karena telah memenuhi syarat, setelah sebelumnya sempat beberapa kali mendapat remisi. Jika hak tersebut dilanggar, Kemenkum HAM juga salah.

"Kalau kita juga, tidak memberikan hak orang sudah memenuhi syarat, itu apa namanya itu, nggak benar juga. Hak orang itu. Dan memang itulah, untuk mengatakan 8 tahun itu bukan waktu singkat, coba aja 5 bulan di situ (penjara)," kata Yasonna di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Yasonna menyebut remisi-remisi terhadap napi, termasuk yang didapat Urip, tak hanya terjadi di zamannya. Dia meminta semua pihak belajar menghargai hak orang.

"Itu kan sudah lama, bukan di zaman saya banyak remisi tapi saya. Kita harus belajar juga menghargai hak orang. Kalau kita tidak diperlakukan hak kita dihargai, kita harus rasain seperti apa," terang Yasonna.

Menurut Yasonna, manusia tak lepas dari cacat. Orang yang bersalah pun berhak medapat pengampunan. Tuhan saja maha pengampun, mengapa manusia tidak.

"Kita semua bukan orang yang sempurna, orang yang berdosa. Kalau Tuhan tak pernah mau mengampuni kita, matilah kita ini," ujar Yasonna.

Kode:47
Sumber:news.detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...