Wali Kota Sabang:

Terkait Kasus Irwandi Yusuf Saya tak Pernah Dikonfirmasi

FOTO | ISTIMEWANazaruddin, S.I.Kom | Walikota Sabang
A A A

Saya benar-benar kaget dan terkejut atas pemberitaan tersebut karena, tidak pernah ada konfirmasi sama sekali dari pihak mana pun dengan saya dalam masalah ini, termasuk dari Sayuti Abubakar selaku Kuasa Hukum Irwandi Yusuf

Nazaruddin, S.I.Kom Walikota Sabang

SABANG - Wali Kota Sabang Nazaruddin SIKom merasa terkejut dengan pemberitaan dirinya yang akan tampil sebagai saksi A De Charge atau saksi yang akan meringankan terdakwa kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan penerima gratifikasi, yang melilit Gubernur Aceh Nonaktif Irwandi Yusuf.

"Saya benar-benar kaget dan terkejut atas pemberitaan tersebut karena, tidak pernah ada konfirmasi sama sekali dari pihak mana pun dengan saya dalam masalah ini, termasuk dari Sayuti Abubakar selaku Kuasa Hukum Irwandi Yusuf," kata Nazaruddin atau yang lebih dikenal Tgk Agam, dalam rilisnya yang diterima media ini Senin (25/02/19).

Bahkan lanjut Tgk Agam, dirinya tidak kenal dengan yang namanya Sayuti Abubakar Kuasa Hukum Irwandi Yusuf, dalam kasus dugaan korupsi dana DOKA, toch kenapa muncul nama Wali Kota Sabang, tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu.

"Tidak ada hubungan sama sekali dalam kasus yang menjerat bang Wandi (Irwandi Yusuf), seharusnya selaku Kuasa Hukum Sayuti Abubakar terlebih dahulu mengkonfirmasikan dengan saya. Apalagi, saya tidak kenal sama sekali dengan Sayuti Abubakar kenapa saya terbawa-bawa" ujar Tgk Agam.

Tgk Agan menambahkan, sebagai Wali Kota atau Kepala Pemerintahan Kota Sabang, saya tidak dalam posisi meringankan dan juga tidak dalam posisi memberatkan Irwandi Yusuf dalam kasus yang sedang dihadapinya.

Apalagi saya tidak tau posisi saya di mana dalam hal ini. Begitu juga dengan materi kesaksian, apa yang harus saya bersaksi, ya tidak ada.

Namun, sebagai pejabat publik tentunya harus menjunjung tinggi proses hukum dan tahapan persidangan yang sedang dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Malah, selaku Kepala Daerah saya dituntut untuk mampu memberantas korupsi di mana saja dan kapan saja.

"Jadi, sekali lagi saya sampaikan bahwa dalam kasus ini kita junjung tinggi dan hormati proses hukum yang sedang berlangsung," tulis Tgk Agam.

Laporan:Jalaluddin Zky
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...