Pengacara Netanyahu

Terjerat Kasus Suap Pembelian Kapal Selam

FOTO | ISTIMEWAPengacara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terjerat kasus suap pembelian kapal selam Jerman Thyssenkrupp.
A A A

YERUSALEM - Polisi Israel merekomendasikan tuduhan suap kepada pengacara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan lima tersangka lainnya atas pembelian kapal selam Jerman Thyssenkrupp senilai USD2 miliar.

Netanyahu ditanyai oleh polisi dalam penyelidikan kasus itu tetapi, dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan kesimpulannya, polisi menegaskan kembali bahwa perdana menteri Israel bukan tersangka.

Kesepakatan untuk tiga kapal selam dan empat kapal patroli telah menjadi subyek penyelidikan korupsi sejak 2016 setelah Channel 10 TV Israel melaporkan bahwa David Shimron, pengacara pribadi Netanyahu dan kerabat jauh, juga mewakili agen lokal Thyssenkrupp Marine Systems, meningkatkan kekhawatiran akan adanya konflik kepentingan.

"Saya tidak melakukan kejahatan apa pun," kata Shimron kepada situs berita Israel YNet, seperti disitir Reuters, Jumat (9/11/2018).

Pengacara Shimron, dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, membantah kesalahan yang dilakukan oleh kliennya, mengatakan dia tidak terlibat dalam kesepakatan soal kapal selam.

Seorang juru bicara Thyssenkrupp mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Informasi kami datang sejauh ini hanya dari pers, kami belum memiliki informasi yang dikonfirmasi."

Ia menambahkan: "Segera setelah kami mengetahui semua fakta, kami akan memeriksa langkah-langkah lebih lanjut dalam kerangka kerja hukum."

Para tersangka lain yang menghadapi tuduhan itu termasuk seorang perwira angkatan laut senior yang sudah pensiun dan mantan pejabat pemerintah.

Netanyahu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga investigasi korupsi lainnya. Pada bulan Februari, polisi merekomendasikannya dalam kasus suap. Jaksa Agung Israel sedang mempertimbangkan apakah akan menuntutnya.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...