Kapal Nelayan

Terbakar dan Tenggelam

7b0c50fc-db60-401e-ac2f-03ccb11e0a67_169
A A A

Setelah menemukan lokasi KM Cut Intan yang terapung-apung kemudian segera dilaksanakan evakuasi 15 ABK ke dalam KRI Clurit dan memberikan bantuan bahan bakar kepada KM. Cut Intan agar bisa berlayar menuju Banda Aceh sendiri,

Mayor Akbar Pasi Intel Lanal Sabang

BANDA ACEH - Satu unit kapal nelayan KM Laskar Mina Bahari terbakar dan tenggelam di tengah laut Aceh. Sebanyak 15 anak buah kapal (ABK) dinyatakan selamat dan dievakuasi dengan kapal perang.

Menurut Pasi Intel Lanal Sabang Mayor Akbar, setelah kapal terbakar ke 15 ABK awalnya diselamatkan oleh kapal nelayan KM Cut Intan. Namun dalam perjalanan kembali ke dermaga, kapal penyelamat kehabisan bahan bakar.

"Sehingga memerlukan bantuan Kapal Angkatan Laut atau KRI," kata Akbar kepada detikcom, Minggu (30/4/2017).

Insiden kebakaran itu terjadi pada Sabtu (29/4) kemarin sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Komandan Pangkalan TNI AL Sabang Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie menerima informasi dari masyarakat terkait adanya kapal nelayan asal Banda Aceh terbakar di tengah laut.

"Setelah menerima laporan tersebut Danlanal Sabang memerintahkan Staf Operasi untuk melaksanakan plot posisi laporan awal tersebut. Dari hasil plot posisi diketahui lokasi kejadian berjarak 120 mil dari Sabang sehingga KAL Simeulue tidak mampu menjangkaunya," jelas Akbar.

"Selanjutnya Danlanal Sabang memerintahkan agar Staf Operasi melaksanakan koordinasi dengan KRI terdekat untuk memberikan bantuan secepat mungkin," lanjutnya.

Setelah berkoordinasi, diputuskan KRI Clurit-641 dengan Komandan Mayor Laut (P) Waluyo yang bertugas melaksanakan pengamanan Selat Malaka untuk melakukan evakuasi. Untuk menuju ke lokasi, KRI Clurit butuh waktu sekitar tujuh jam.

"Setelah menemukan lokasi KM Cut Intan yang terapung-apung kemudian segera dilaksanakan evakuasi 15 ABK ke dalam KRI Clurit dan memberikan bantuan bahan bakar kepada KM. Cut Intan agar bisa berlayar menuju Banda Aceh sendiri," ungkap Akbar.

KRI Clurit berhasil merapat di Dermaga Lanal Sabang sekitar pukul 09.35 WIB pagi tadi. Ke-15 nelayan kapal terbakar selanjutnya diperiksa kesehatan oleh personel RSAL. J lilipory Lanal Sabang.

"Kondisi ke 15 nelayan tersebut dalam kondisi sehat. Mereka juga diserahkan ke keluarga dan panglima laot," ungkap.

Kode:47
Sumber:news.detik.com
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...