Donald Trump:

Tembakkan Rudal Balistik, Korut Tak Hormati China

FOTO | ISTIMEWAPresiden Donald Trump
A A A

Korut tidak menghormati keinginan China dan Presidennya yang sangat dihormati saat meluncurkan (rudal), meski tidak berhasil, sebuah rudal diluncurkan saat ini. Buruk!,

Donald Trump Presiden Amerika Serikat

WASHINGTON - Korea Utara (Korut) menguji tembak rudal balistik KN-17 pagi ini (29/4/2017) dari wilayah Pukchang. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut ulah rezim Kim Jong-un itu sudah tidak menghormati China sebagai sekutu utamanya yang berusaha mencegah konflik besar di Semenanjung Korea.

Rudal KN-17 merupakan bekas rudal Scud. Militer AS meyakini, rudal yang tembakkan Pyongyang itu merupakan jenis rudal balistik anti-kapal.

Militer AS dan Korea Selatan menyimpulkan uji tembak rudal balistik Korut kali ini berakhir dengan kegagalan. Rudal meledak tak lama setelah diluncurkan dan jatuh di wilayah teritorial Korut sendiri.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Fox News bahwa AS tidak terkejut dengan manuver rudal terkini Korut, meski faktanya mengalami kegagalan. Presiden Trump juga telah diberitahu tentang tes rudal Korut.

Presiden Trump merespons manuver rudal terbaru rezim Kim Jong-un ini melalui Twitter, di mana dia menyebutnya sebagai hal buruk.

“Korut tidak menghormati keinginan China dan Presidennya yang sangat dihormati saat meluncurkan (rudal), meski tidak berhasil, sebuah rudal diluncurkan saat ini. Buruk!,” tulis Trump melalui akun Twitter-nya, @realDonaldTrump.

KN-17 adalah rudal berbahan bakar cair satu tahap, bukan rudal bahan bakar tiga tahap yang berhasil diuji coba Korut pada bulan Februari yang menyebabkan kekhawatiran lebih besar di kalangan pejabat Pentagon.

Korea Utara secara rutin menguji tembak berbagai rudal balistik, meskipun ada larangan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Negara itu bahkan berambisi mengembangkan rudal balistik jarak jauh yang mampu menyerang pantai AS.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...