Tanjakan Ujong Murong Sabang Longsor

FOTO | ISTIMEWAIllustrasi
A A A

SABANG - Badan Lingkungan Hidup Kota Sabang, Aceh sejak 2000 sampai dengan 2017 mencatat sudah 14 kali terjadi longsor di Jalan Tanjakan Ujong Murong menuju kawasan wisata Pantai Gapang, Iboih serta Tugu Kilometer Nol Indonesia.

"Dari tahun 2000 sampai 2017 kami mencatat sudah 14 kali terjadi longsor dilokasi yang sama," kata Sekretaris BLH Kota Sabang Amirza di Sabang, Minggu.

Amirza menjelaskan, lokasi Tanjangkan Ujong Morong tersebut merupakan kawasan labil struktur giologi, pasalnya daerah itu adalah kawasan hutan tropis tingkat kelembaban pada tofografi 45 persen dengan ketinggian rata-rata 500 meter dari permukaan laut.

"Dibawah jalan tanjakan Ujong Murong perbukitan terdapat sesar gunung berapi (Jaboi) yang memiliki sulfatara apabila diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat dibawah terjadi tekanan dan diatas pun ada tekanan yang tinggi sehingga menyebabkan longsor," jelas Sekretaris BLH Kota Sabang.

Lanjutnya, pemerintah daerah pun sudah berulang kali membuat dam talut dilokasi longsor tersebut dan itu bukanlah solusi yang tepat. Untuk itu, BLH Kota Sabang sudah pernah mengusulkan pengalihan jalur agar dapat menghindari jatuhnya korban.

"Tahun 2001 ada 13 korban dan Rabu (4/1) dilokasi yang sama satu keluarga asal Jakarta yang berjumlah 5 orang juga menjadi korban longsor yang sama," sebutnya.

BLH Kota Sabang juga menambahkan, pihaknya sudah mengusulkan pengalihan jalan itu sejak tahun 2000-an, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah.

"Solusinya jalan itu harus segera rubah trase lewat pesisir dengan topografi 15 persen dari permukaan laut agar dapat menghindari rawan bencena longsor," katanya lagi.

Pada kesempatan itu ia juga mengatakan, jalan yang dibangun sekira tahun 1995-an tersebut tidak melalui prosuderal dan tanpa adanya studi amdal dan jika tidak segera dialihkan dikawatirkan saat terjadi curah hujan yang tinggi dipastikan akan kembali terjadi longsor.

Sumber: ANTARA
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...