Polisi Israel

Tangkapi Penjaga Masjid Al-Aqsa

FOTO | ISTIMEWAAnggota kepolisian Israel dilaporkan menangkap sejumlah penjaga masjid al-Aqsa di Yerusalem
A A A
Saya percaya polisi Israel mencoba untuk memaksakan realitas baru, dan mencoba untuk mengintimidasi para penjaga al-Aqsa dan untuk menghentikan mereka dari melakukan tugas mereka. Itu tidak dapat diterima,

YERUSALEM - Anggota kepolisian Israel dilaporkan menangkap sejumlah penjaga masjid al-Aqsa di Yerusalem. Penangkapan ini terjadi setelah penjaga masjid al-Aqsa melarang seorang arkeolog Israel memasuki komplek masjid.

Insiden berawal ketika penjaga di al-Aqsa melarang ketika Yuval Baruch, yang dipekerjakan oleh otoritas barang antik Israel, yang dikawal oleh polisi Israel, memasuki kompleks dan mencoba untuk mengambil batu dari pilar di bagian bawah masjid.

Sebuah pertengkaran pun terjadi ketika salah satu penjaga diduga melihat Baruch mengambil sepotong kecil batu dari pilar, dan menempatkannya di sakunya. Baruch telah membantah mencoba untuk mengambil batu tersebut.

Melansir Al Jazeera pada Rabu (29/3), tidak lama setelah keributan tersebut, polisi Israel langsung menangkap setidaknya tiga orang penjaga masjid al-Aqsa.

Penagkapan penjaga masjid al-Aqsa ini sendiri langsung mendapat respon keras dari sejumlah pihak. Salah satu yang mengecam penangkapan ini adalah Grand Mufti Yerusalem, Muhammad Hussein.

"Saya percaya polisi Israel mencoba untuk memaksakan realitas baru, dan mencoba untuk mengintimidasi para penjaga al-Aqsa dan untuk menghentikan mereka dari melakukan tugas mereka. Itu tidak dapat diterima," kata Mufti Muhammad Hussein.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...