Rusia Berharap Masalah Qatar

Tak Pengaruhi Upaya Melawan Terorisme

FOTO | ISTIMEWAJuru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menuturkan pihaknya berharap masalah yang terjadi antara Qatar dan sejumlah negara Arab saat ini tidak mempengaruhi upaya melawan terorisme.
A A A

Tentu saja, Rusia sebagai peserta aktif dalam keseluruhan proses perjuangan melawan terorisme internasional berharap situasi ini sama sekali tidak akan mempengaruhi perjuangan melawan terorisme,

Dmitry Peskov Juru Bicara Kremlin

MOSKOW - Rusia berharap masalah yang terjadi antara Qatar dan sejumlah negara Arab saat ini tidak mempengaruhi upaya melawan terorisme. Sebelumnya, Arab Saudi dan lima negara lainnya memutus hubungan dengan Qatar karena diduga mendukung teroris, dan mencampuri urusan dalam negari negara lain.

"Tentu saja, Rusia sebagai peserta aktif dalam keseluruhan proses perjuangan melawan terorisme internasional berharap situasi ini sama sekali tidak akan mempengaruhi perjuangan melawan terorisme," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

"Sebab, ini tepat dan mendesak, serta tidak ada alternatif yang dapat dilihat dengan baik dalam peristiwa tragis yang terjadi di London akhir-akhir ini," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Senin (5/6).

Mesir menuduh Qatar mengambil sikap anti-Mesir dengan mendukung organisasi Ikhwanul Muslimin yang dinyatakan Kairo sebagai organisasi teroris.

Arab Saudi, Bahrain dan UEA juga menuding Qatar mendukung terorisme dan ikut campur urusan dalam negeri negara lain, yakni Bahrain. Kementerian Luar Negeri Bahrain memberikan waktu 48 jam bagi para diplomat Qatar untuk hengkang dari wilayahnya.

Bahrain juga akan menutup wilayah udara dan pelabuhan yang terhubungan ke Qatar dalam waktu 24 jam setelah pengumuman pemutusan hubungan diplomatik.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Internasional

Komentar

Loading...