Tahun Baru di Kapal Pelni Beda dengan di Hotel

FOTO | IlustrasiIlustrasi
A A A

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk pertama kalinya menyelenggarakan paket perayaan tahun baru di atas kapal.

Menggunakan KM Umsini, 526 orang yang terdiri dari 326 peserta pendaftar acara Tahun Baru dan 200 penumpang Umsini berpesta menyambut Tahun Baru 2017 di perairan Kepulauan Seribu.

"Awalnya kita hanya mau branding launching saja tetapi ternyata peminatnya banyak, sampai ada yang marah-marah (karena kuota terbatas). Ternyata peminatnya cukup banyak, dan sampai ada waiting list," kata Direktur Utama PT Pelni Elfien Guntoro saat jumpa pers di atas kapal Umsini, Sabtu (31/12/2016).

Dengan harga paket perayaan tahun baru yakni Rp 500.000 untuk orang dewasa dan Rp 250.000 untuk anak-anak, PT Pelni menyediakan berbagai fasilitas dan acara, seperti face painting atau melukis wajah dengan berbagai bentuk lucu, photo booth bersama dan langsung cetak, hiburan musik live, hiburan musik di dek kapal, berbagai permainan, makan malam, dan kamar untuk tidur.

KompasTravel yang turut serta dalam perayaan tahun baru ini bertanya beberapa penumpang yang ikut serta dalam perayaan pergantian tahun baru di KM Umsini.

"Tahun baru di atas kapal saya rasa luar biasa, berbeda dengan perayaan tahun baru di hotel atau di obyek wisata, karena kita ada di atas lautan," kata Rina yang hadir bersama dua putranya.

Ada pula Wakil Kepala Sekolah SMA 1 Cibinong, Siti Warhamni yang datang sebagai pendamping siswanya.

"Pelni sebelumnya mengadakan lomba foto lewat Instagram, kebetulan anak-anak kami yang menjadi jawara satu sampai tiga. Kami dapat hadiah 12 tiket perayaan tahun baru. Dari rundown, acara ini memang menarik," kata Siti yang sedang menikmati senja di perairan Kepulauan Seribu saat diwawancarai.

Sedangkan penumpang lain Devi mengatakan, "Sejauh ini sudah bagus, terhibur, dan bisa jadi alternatif menghabiskan malam tahun baru dengan suasana berbeda. Saya mau ikut lagi (perayaan tahun baru) kalau fasilitasnya lebih lengkap, lebih lama perjalanannya, dan adakan kembang api juga.

Pertunjukan kembang api tak jadi dilaksanakan sebab belum mendapat izin dari pihak Syahbandar, mengingat Kepulauan Seribu juga jalur penerbangan.

Kembang api akhirnya digantikan dengan bunyi suling kapal dan enam kali tembakan suar. Namun tak mengurangi suasana ramai karena ada penampilan DJ langsung di atas dek kapal.

Direktur Komersial PT Pelni, Harry Boediarto mengatakan tak menutup kemungkinan ke depannya Pelni akan kembali menyelenggarakan perayaan momen besar di atas kapal.

"Karena atmosfernya berbeda saat di atas kapal. Saat ini ada 26 kapal Pelni yang dapat menjadi tempat penyelenggaraan pesta dan rapat," katanya.

Sumber:kompas.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...