Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala yang baru saja dilantik pada akhir Desember tahun lalu sebagai orang nomor wahid dibidang administasi, ternyata sosok lulusan S3 ini memiliki karakter maupun cara ampuh tersendiri untuk menghindari konfirmasi dengan wartawan, Sabtu (23/01/2021). Sikap orang nomor tiga di jajaran pemerintahan Aceh Utara, terkesan seakan-akan tidak paham terhadap fungsi dan tugas seorang wartawan, Seharusnya seorang Sekda harus koperatif dengan wartawan sesuai fungsinya yang diatur seusai dalam undang undang nomor 40 tahun 1999.

Tahun 2021, Provinsi Aceh Mendapat Dana DAK Rp2,56 Triliun

kumparanIlustrasi, Dana Alokasi Khusus (DAK)
A A A

BANDA ACEH -Provinsi Aceh pada tahun 2021 akan mendapat anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,56 Triliun.

Hal itu diungkapkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Aceh Syafriadi pada saat rapat koordinasi (Rakor) dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan SKPD kabupaten/kota yang digelar virtual di Ruang Rapat Sekda, Rabu (23/12/2020).

BACA JUGA:Mualem Minta Kader PA Bekerja Ikhlas dan Jujur

Menurut Syafriadi dari jumlah Rp2,56 Triliun itu, sebesar Rp322 miliar dikelola oleh Pemerintah Aceh. Sedangkan Rp2,24 Triliun lagi akan dikelola oleh 23 pemerintah kab/kota.

“Dana alokasi khusus ini diperuntukan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan tentunya sesuai dengan prioritas nasional,” tutur Syafriadi.

Menurut Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Aceh ini, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130, maka ada tiga tahapan yang akan dilakukan dalam proses penyaluran dan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus ini.

Tahap pertama harus diselesaikan pada Februari 2021, tahap kedua pada bulan April, kemudian tahap ketiga akan dilakukan pada bulan September 2021.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...