Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Syekh Ali Jaber Ingin Hadiahi Bendera Merah Putih ke Penusuknya

Tangkapan layarSyekh Ali Jaber memberikan bendera merah putih ke penusuknya
A A A

JAKARTA- Pendakwah Syekh Ali Jaber menghadiahkan bendera merah putih ke orang yang menusuknya di Lampung. Dia berharap bendera itu memberikan semangat agar pelaku semangat menjadi orang Indonesia.

"Saya ingin hadiahkan sesuatu untuk AA, mudah-mudahan ini bisa mendorong dia semangat menjadi orang Indonesia yang berguna bagi Indonesia, dan juga teguran bagi beliau," kata Ali Jaber, dalam tayangan yang disiarkan langsung di akun YouTubenya, Jumat (18/9/2020).

Ali Jaber meminta penusuknya berdamai dengan kehidupan, serta mencintai ulama. Di kesempatan kali ini, dia pun turut mendoakan pelaku agar diampuni dosanya oleh Allah SWT.

"Berdamailah AA, berdamailah Indonesia, cintailah ulama, karena mereka hanya menyampaikan yang terbaik, anda bisa terima anda bisa tolak, tapi tidak ada niat buruk dibalik perjuangan kami untuk Indonesia," ujarnya.

"Saya ikhlaskan dan saya hadiahkan, dan merah adalah saya membagikan rasa cinta kepadamu dan keluarga, dan juga yang putihnya saya bagikan kesucian dan rasa kedamaian, mudah-mudahan AA diampuni oleh Allah SWT, dan kejadian ini membangkitkan imanmu untuk menjadi orang yang betul-betul soleh, bahagia dunia akhirat," lanjut Ali Jaber.

Sebelumnya, Peristiwa penusukan itu sendiri terjadi pada Minggu (13/9) setelah Syekh Ali Jaber berceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Pelaku penusukan berinisial AA (24) ditangkap di lokasi kejadian setelah menyerang Syekh Ali Jaber.

Saat ini tersangka AA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polresta Bandar Lampung. Polisi mengenakan pasal pembunuhan sehingga tersangka AA tersangka terancam hukuman mati.

"Pasal yang disangkakan pada tersangka AA ini adalah pasal percobaan pembunuhan. kemudian kita juga kenakan pasal pembunuhan, dan kita kenakan pasal penganiayaan menyebabkan luka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020).

"Jadi ancaman hukumannya hukuman mati atau seumur hidup, paling 20 tahun," sambung Argo.

Sumber:DETIK.COM
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...