Surga Terakhir di Bumi

.
A A A

TANIBTHARYI - Tak banyak yang tahu, Myanmar punya kepulauan yang indahnya bagaikan surga di Bumi. Namanya Kepulauan Mergui.

Kepulauan Mergui ada di kawasan Tanintharyi, dekat ujung selatan Myanmar. Mergui terdiri dari sekitar 800 pulau, masih asri dan belum banyak yang mengunjunginya. CNN Travel, seperti dilansir detikTravel, Selasa (17/1/2017), pun menuliskan Kepulauan Mergui sebagai salah satu surga terakhir di Bumi.

Pulau-pulau di Mergui menawarkan pesona alam bahari memesona, dengan pepohonan hijau, pasir yang putih bersih dari sampah, air laut bergradasi biru kehijauan nan jernih serta suasana sepi nan tersembunyi. Liburan kemari pun serasa punya pulau pribadi.

Wisatawan bisa berlayar dari pulau ke pulau di sini, atau sekadar berenang bebas. Berfoto di sini pun bebas dan tak perlu khawatir kena photobomb turis lain karena memang jarang sekali wisatawan berkunjung kemari dalam jumlah besar di waktu bersamaan.

Nah walaupun memesona, Mergui benar-benar kawasan cantik yang tak mudah dijamah. Belum banyak infrastruktur yang dibangun untuk turis. Ratusan pulau-pulau kecil di sana hanya bisa dicapai dengan perahu, tepatnya yacht carter dengan biaya yang bisa dibilang tidak murah.

Kebanyakan yang melayani pelayaran di Mergui memang operator yacht, seperti dari Thailand dan Indonesia. Kapal-kapalnya banyak yang berbentuk phinisi namun bagian dalamnya sudah didesain modern dan nyaman buat turis.

Sekali keliling kepulauan biasanya menghabiskan waktu 7 hingga 10 hari. Dalam 1 kapal yang cukup besar seperti dari Dunia Baru, operator yacht Indonesia, dapat menampung hingga 14 traveler dalam 7 kabin terpisah.

Selama perjalanan, ada pemandu yang akan selalu menemani. Sejumlah pulau di sini rupanya menjadi pangkalan militer, dan sang pemandu akan mengarahkan pulau-pulau mana saja yang bisa dilewati selama pelayaran.

Setiap harinya traveler akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari atas kapal, bermain di pantai atau main kayak. Jika beruntung, selama jelajah kepulauan bisa bertemu dengan suku Moken yang dikenal sebagai pengembara lautan. Mereka memang telah bertahan hidup di Mergui sejak ratusan tahun lalu.

Kalau mau santai setelah jelajah sekitar, beberapa kapal ada yang menyediakan fasilitas seperti spa. Yang pasti liburan ke Kepulauan Mergui bakalan jadi pengalaman tak terlupa. Siap-siap saja menabung terlebih dahulu untuk bisa liburan ke sana.

Komentar

Loading...