Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Suami Arini Ditetapkan Sebagai Tersangka

SAMSUDDINKasatreskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki Muslim SH
A A A

BENER MERIAH - Polres Bener Meriah telah menetapkan suami Arini yang berinisial NY (40) menjadi tersangka dugaan pembunuhan terhadap Arini.

"Iya, untuk saat ini kita telah menahan suami siri Arini wanita yang ditemukan tergantung di samping mobil truck colt diesel milik sumainya kamarin,"kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasatreskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki Muslim SH kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).

Menurut Rifki Muslim, kemarin saat ditemukan kondisi korban seolah-olah gantung diri, diikat disamping mobil colt diesel berwarna kuning dengan kondisi leher dililit dengan mengunakan jilbab, jadi dugaan awal seolah-olah Arini bunuh diri.

"Tetapi setelah kita dalami, kita lihat ada bekas tanda-tanda kekerasan ditubuh korban sehingga kita melakukan penyelidikan lebih jauh sembari kita menunggu hasil visum ternyata ada luka-luka yang mencurigakan sehingga kita periksa saksi-saksi (istri tua dan anak) NY dan NY sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sekarang sudah kita tahan ditahan mapolres Bener Meriah,"terang Rifki Muslim.

Lebih lanjut Kasatreskerim menambahkan, untuk selanjutnya ada beberapa saksi-saksi untuk menguatkan bahwasanya telah terjadi pembunuhan dirumah.

Untuk motif sendiri, tambah Rifki Muslim, antara suami korban dengan korban ada permasalahan hutang piutang dimana korban minta pisah (Cerai) akan tetapi dia ingin uang yang dipinjam suaminya dikembalikan, sehingga truck yang ada dirumah tersebut kuncinya di pegang oleh korban tidak mau memberikan kepada tersangka.

"Karena tidak diberikan disitulah terjadi keributan antara korban dengan tersangka dengan tarik menarik," jelasnya.

"Besaran hutang piutang tersebut berkisar antara Rp35 juta ditambah dua unit HP yang diminta sama korban, dan hal itu terdengar dari penuturan saksi disebelah rumah korban kebetulan rumah saksi dengan korban tidak terlalu jauh sehingga ketika mereka ribut kedengaran,"tambah Kasatreskrim lagi.

Berdasarkan hasil visum, lanjut Rifki, banyak ditemukan luka-luka di mulut, tangan, paha dan saat ditanyakan kepada tersangka juga ia mengakui bahwasanya dia ada memukul, cuma dia (tersangka) mengatakan tidak membunuhnya .

Sementara dari pengakuan anak tersangka yang berinsial DP (20), ia sempat melihat ayahnya mencekik leher korban dan dari hasil visum menyimpulkan korban tewas kehabisan oksigen karena di cekek oleh tersangka.

“Menurut dari keterangan saksi-saksi tersangka tersebut yang menggantung korban di samping colt diesel, setelah meninggal didalam rumah itu kemudian korban dibawa keluar dan digantung,"papar Rifki Muslim.

Saat korban dibawa keluar rumah dan digantung, Istri pertama dan anak dari tersangka berada dijalan yang kebetulan tidak berapa jauh dari rumah korban dan melihat tersangka membawa korban dari dalam rumah.

Kepada awak media, Rifki Muslim mengatakan untuk saat ini istri pertama dan anak korban tidak ditahan karena keduanya kooperatif memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

“Ia menyampaikan apa yang ia lihat untuk itu kita juga berterimakasih mereka mau menceritakan peristiwa yang mereka lihat , kendati awalnya sulit lantaran tersangka adalah suaminya begitu juga anak merupakan anak kandung tersangka, tapi Alhamdulillah mereka mau bercerita," cetus Rifki Muslim.

Dikatakan Rifki Muslim, kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (11/8/2020) subuh sekitar pukul jam 03.00 wib, dimana awalnya tersangka tersebut menelepon keluarganya dan datanglah istri pertama bersama anaknya mau menjemputnya karena awalnya ribut dan pulang, kebetulan korban mengikuti mengejar karena permasalah belum selesai karena diikuti dan dikejar maka kembali lagi tersangka kerumah itu sementara istri pertama dan anaknya menunggu di pinggir jalan.

Sementara tersangka dan korban masuk lagi kedalam rumah menyelesaikan permasalah mereka, disitulah terjadi eksekusi.

"Sedangkan, dari penuturan tetangga korban, sambung Rifki, mereka mendengar bahwa antara korban dan tersangka sudah ribut didalam rumah sejak pukul 23.00 wib Senin (malam Selasa), dan diperkirakan tersangka menghabisi korban pada pukul 03.00 wib pagi Selasa itu,"

"Untuk saat ini, barang bukti yang diamankan diantaranya, pakain seutas tali ( Jilbab yang digunakan untuk menggantung korban ), dan sejauh ini kita
menilai hanya ada satu tersangka yang melakukan eksekusi,"pungkas Rifki Muslim SH.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...