Inter Hanya Imbang,

Spalletti Bela Pemain

FOTO | AFPPelatih Inter Milan | Luciano Spalletti
A A A

Santon tak harus minta maaf. Mudah mengatakannya sambil Anda duduk di sofa yang nyaman. Namun bakal berbeda jauh jika harus berlari 90 menit menghadapi El Shaarawy,

Luciano Spalletti Pelatih Inter Milan

MILAN - Pelatih Inter Luciano Spalletti membela para pemainnya khusus Davide Santon setelah hanya memetik hasil imbang 1-1 melawan Roma. Hasil seri ini membuat mereka tetap bertengger di posisi keempat.

Nerazzurri terhindar dari kekalahan setelah aksi Matias Vecino membuat Nerazzurri mampu menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal oleh gol Stephan El Shaarawy. Penyerang Italia keturunan Mesir ini membawa timnya memimpin memanfaatkan kesalahan bek Inter, Santon saat mengantisipasi bola tendangan jarak jauh kiper Roma, Alisson.

“Santon tak harus minta maaf. Mudah mengatakannya sambil Anda duduk di sofa yang nyaman. Namun bakal berbeda jauh jika harus berlari 90 menit menghadapi El Shaarawy,” kata Spalletti kepada Mediaset Premium.

“Dia pemain bagus, berlatih dengan baik. Namun kekeliruan bisa terjadi pada siapapun khususnya jika mengantisipasi bola yang datang dari jarak sejauh itu,” katanya.

“Tak seorang pun membantunya kala itu. Dia tak punya alasan untuk meminta maaf,” kata Spalletti.

“Masalah utama di sini adalah kami adalah Inter dan kami harus punya keberanian untuk bertarung melawan tim seperti Roma, Lazio, dan Napoli untuk bisa bertengger di empat besar pada akhir musim. Kami punya tanggung jawab mewujudkan hal ini,” kata Spalletti yang sempat dua periode menangani Roma.

“Kami tak bisa hanya menunggu kereta untuk mencapainya. Saya tak mau melihat kami gugup dan menyesal,” paparnya.

“Samir Handanovic (kiper Inter) tak membuat penyelamatan seperti yang dilakukan Allison. Kami sebenarnya bermain bagus. Kami melakukan beberapa kesalahan saat melakukan operan cepat dan tahu Roma akan sangat agresif dalam menekan lawan,” ungkap Spalletti.

“Kami mempraktikkan hal-hal ini saat latihan. Namun jika mereka tidak fokus dalam situasi pertandingan maka hal ini akan merusak kepercayaan diri kami. Kami harus mengerjakan tugas kami dan harus mengerjakannya dengan baik, tidak dengan mudah kehilangan bola,” ujar eks arsitek Zenit St Petersburg ini.

Spalletti sempat ingin menarik keluar Roberto Gagliardini sebelum jeda untuk memasukkan Marcelo Brozovic. Namun kesempatan itu tak juga didapat dan harus menunggu sampai babak kedua dimulai.

“Anda para wartawan sangat bagus dalam mengacak profil pemain. Sangat mudah mengatakan Gagliardini bagus di kedalaman, namun saat harus menghadapi Radja Nainggolan, ceritanya menjadi lain. Saya tak memiliki pilihan yang spesifik, saya menurunkan tim berdasarkan yang saya lihat dalam sepekan,” ungkapnya.

“Anda harus menyeimbangkan tim Anda, bertahan dengan baik dan melindungi pertahanan namun juga membawa bola ke depan dan memiliki keberanian membawanya ke daerah berbahaya lawan,” kata Spalletti.

Hasil imbang ini membuat Inter menempati posisi keempat dengan koleksi 43 poin, sama dengan penghuni urutan ketiga Lazio namun kalah selisih gol. Sementara Roma bertengger di urutan kelima tertinggal tiga poin oleh Inter.

Masalah utama di sini adalah kami adalah Inter dan kami harus punya keberanian untuk bertarung melawan tim seperti Roma, Lazio, dan Napoli untuk bisa bertengger di empat besar pada akhir musim. Kami punya tanggung jawab mewujudkan hal ini,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...