Pesan Mukhlis Abee

Soal Penyerangan Rumah Jubir KPA Pasee

FOTO | IstimewaJuru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Mukhlis Abee
A A A

BANDA ACEH — Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Mukhlis Abee, meminta kepada seluruh anggota KPA/PA untuk tetap bersabar dan menahan diri dari provokasi pihak lain yang ingin memanaskan suasana Pilkada di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Mukhlis Abee menyikapi penyerangan rumah Jubir KPA Pasee, Jhoni.

"Seluruh anggota KPA/PA agar tetap sabar dan menahan diri, agar tidak terpancing dan terprovokasi dengan propaganda-propaganda murahan dari lawan politik atau kandidat yang sudah sangat panik, karena sudah tahu dirinya kalah, sehingga mereka pun ingin membuat pilkada rusuh dan Aceh tidak aman," ujar Mukhlis Abee kepada portalsatu.com.

Dia juga mengimbau kepada anggota KPA/PA untuk menyerahkan penyelesaian kasus pelemparan rumah Jhoni, dan pengrusakan alat peraga kampanye kepada pihak berwajib.

"Kita jangan balas dendam, tapi percayakan kepada pihak polisi untuk menghukumnya," katanya.

Di sisi lain, Mukhlis Abee juga berharap pihak keamanan agar segera menindak pelaku. Pasalnya, kata dia, bila sikap penindakan dari kepolisian di lapangan tidak sigap, apalagi jika terkesan berpihak ke salah satu kandidat, maka ini akan merusak damai.

"Hilangnya rasa percaya rakyat terhadap pihak penegak hukum dapat memicu kemarahan massa pendukung, dan pada akhirnya kedamaian Aceh pun hancur gara-gara pilkada. Kasihan," kata Mukhlis Abee.

Informasi berkembang menyebutkan Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Surianata alias Untung Sangaji dikenal dekat dengan Irwandi Yusuf. Sehingga, Irwandi Yusuf pun dengan lantang menulis status di FB-nya bahwa penyerangan tersebut baru teror awal, tetapi Mukhlis Abee yakin Untung Sangaji sebagai Kapolres Aceh Utara mampu bertindak profesional dan taat hukum.

"Karena buruknya kualitas keamanan pilkada di Aceh Utara menjadi tanggung jawabnya," kata Mukhlis Abee.

Dia optimis Partai Aceh akan kembali memenangkan Pilkada 2017 ini. Karenanya dia berharap kepada seluruh anggota KPA dan tim pendukung lainnya di lapangan, agar selalu berkoordinasi dengan para pimpinan-pimpinan di atasnya.

"Agar Kedamaian Aceh tetap terjaga, sehingga para kandidat kita yang terpilih nantinya, baik untuk gubernur maupun untuk bupati/walikota di seluruh Aceh dapat bekerja maksimal untuk membangun Aceh. Karena kondisi keamanan Aceh merupakan penentu utama masuknya investor ke Aceh dan investasi itu sendiri merupakan penentu kesejahteraan dan kemakmuran sebuah negeri," kata Mukhlis Abee.

Sumber: portalsatu.com
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...