Jawaban Ditjen Imigrasi

Soal Kritik Maria Ozawa

FOTO | ISTIMEWAMaria Ozawa
A A A

JAKARTA - Ditjen Imigrasi memberikan tanggapan atas kritik yang dilontarkan Maria Ozawa terkait pemeriksaan yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Bali belum lama ini. Lewat pernyataan Teodorus Simarmata selaku Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, saat ini departemen sama sekali tidak mengambil langkah apapun atas kritik tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Blond for Maria 👑 Yay or nay?

Sebuah kiriman dibagikan oleh Maria.Ozawa (@maria.ozawa) pada

"Itu sudah dijawab sama Kadit Imigrasi Bali. Prinsipnya tidak, hanya mengklarifikasi saja," ujar dia lewat sambungan telepon (9/11/2018).

Namun dalam kesempatan yang sama, Teodorus juga mengatakan bahwa pihak imigrasi hanya melakukan tugas sesuai SOP. Pemeriksaan terhadap Maria Ozawa sendiri dilakukan karena petugas imigrasi mendapar laporan masyarakat tentang indikasi perilaku menyimpang dibalik kedatangannya.

Lihat postingan ini di Instagram

Thank you @rmcastillojewelry for my new necklace 💎✨

Sebuah kiriman dibagikan oleh Maria.Ozawa (@maria.ozawa) pada

"Normatif saja, tidak ada hal yang aneh. Namanya perlindungan warga negara," jelas Teodorus.

Terpenting bagi Teodorus Simarmata, Ditjen Imigrasi sudah memberikan klarifikasi untuk meluruskan pemberitaan yang beredar. Sebab menurut pengakuan Maria Ozawa, dirinya mendapat perlakuan tidak menyenangkan selama tiga jam menjalani pemeriksaan.

"Sampai hari ini kami belum dapat informasi lanjut dari Denpasar. Jadi artinya setelah diklarifikasi oleh imigrasi Denpasar, kita belum ada tindakan lanjut. Yang penting kita sudah klarifikasi. Untuk meluruskan berita saja," pungkasnya.

Lihat postingan ini di Instagram

A real woman smiles when enemies appear.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Maria.Ozawa (@maria.ozawa) pada

Sebelumnya diberitakan, Maria Ozawa melontarkan kekecewaan terhadap Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Bali usai pemeriksaan. Dia merasa dipermainkan oleh petugas imigrasi karena kedatangannya ke Bali dituding untuk kepentingan bisnis pornografi.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Infotainment

Komentar

Loading...