1.300 Pilot Garuda Mogok Kerja saat Lebaran

Situasi yang Tak Bisa Dibayangkan

FOTO | ISTIMEWAGaruda Indonesia
A A A

JAKARTA - Rencana pilot maskapai PT Garuda Indonesia mogok saat arus mudik Lebaran diharapkan tidak terjadi sebab aksi tersebut akan merepotkan masyarakat yang hendak merayakan Lebaran.

Sebelumnya sekitar 1.300 pilot dan 5.000 kru maskapai plat merah tersebut dikabarkan bakal ikut dalam aksi mogok kerja.

Mogok yang dilakukan Serikat Karyawan Garuda dan Asosiasi Pilot Garuda untuk menuntut pergantian direksi Garuda serta pengembalian aturan yang sebelumnya diganti. Harapan tersebut disampaikan Direktur Operasional dan Teknik Angkasa Pura II (AP II) Djoko Murjatmodjo.

Dia berharap pertemuan para pilot Garuda dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sudah menyelesaikan persoalan.

“Kalau mogok ini sampai terjadi, kita tidak bisa bayangkan. Semoga pembahasan dengan pemerintah selesai,” katanya.

Sebelumnya Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Ikhsan Ahmad Abdullah juga meminta pilot Garuda tidak melakukan mogok karena sangat merugikan konsumen. Apalagi, mogok dilakukan saat masyarakat hendak merayakan Idul Fitri.

“Aksi mogok, apalagi saat musim mudik Lebaran tentunya akan besar mudaratnya ketimbang manfaatnya dan akan menimbulkan problem,” ujar dia.

Ikhsan lantas mengimbau manajemen Garuda untuk membuka pintu dialog dengan serikat karyawan dan pilot untuk mencari solusi permasalahan.

“Ramadan ini harus menjadi momen introspeksi. Kalau manajemen sudah membuka ruang dialog, serikat karyawan dan pilot jangan menunjukkan diri sebagai pihak paling kuat,” ungkap wakil ketua Komisi Hukum dan Perundangan-undangan MUI ini.

Untuk arus mudik di jalur penerbangan, saat ini ada 15 bandara di bawah naungan PT Angkasa Pura II yang siap beroperasi. Setelah sebelumnya Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, terbaru adalah Bandara Kertajati di Majalengka yang siap beroperasi untuk dipakai mudik Lebaran.

Dengan kesiapan tersebut, dia berharap prediksi lonjakan penumpang pesawat hingga sekira 10% dari 6,2 juta penumpang pada tahun lalu menjadi 6,7 juta penumpang bisa teratasi.

”Citilink melayani extra-flight di Kertajati. Diharapkan para penumpang warga Jabar bagian timur atau warga Jateng bagian barat bisa memanfaatkan,” ujar Djoko Murjatmodjo.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...