Wakil Gubernur Aceh,

Serahkan Ranwal RPJMA 2017 Kepada Ketua DPRA

FOTO | HUMAS ACEHWakil Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, menyerahkan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (Ranwal RPJMA) tahun 2017-2022, di ruang rapat Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Jum’at (27/10/2017).
A A A

Proses penyusunan Ranwal RPJMA 2017-2022 sebenarnya telah dimulai akhir 2016 lalu dalam bentuk teknokratik, yang kemudian ditindaklanjuti kembali setelah terpilihnya gubernur dan wakil gubernur Aceh definitif, dan telah pula memasukkan visi, misi dan 15 program unggulan,

Ir. H. Nova Iriansyah, MT Wakil Gubernur Aceh

BANDA ACEH - RPJMA merupakan penjabaran visi-misi kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daeran serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, saat menyerahkan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (Ranwal RPJMA) tahun 2017-2022, di ruang rapat Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Jum’at (27/10/2017).

“Proses penyusunan Ranwal RPJMA 2017-2022 sebenarnya telah dimulai akhir 2016 lalu dalam bentuk teknokratik, yang kemudian ditindaklanjuti kembali setelah terpilihnya gubernur dan wakil gubernur Aceh definitif, dan telah pula memasukkan visi, misi dan 15 program unggulan,” ujar Wagub.

Selain menyerahkan Ranwal RPJMA, Wagub juga melampirkan laoran Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai dokumen pendamping penyusunan RPJMA. “Kami berharap dapat diperoleh kesepakatan bersama dan selanjutnya kita konsultasikan ke Kemendagri untuk memperoleh masukan atau perbaikan RPJMA ini. Kami juga sangat berharap masukan-masukan dari anggota dewan yang terhormat,” kata Wagub.

“Penyerahan Ranwal RPJMA 2017-2022 hari ini merupakan amanah yang telah diatur dalam Peraturan menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017, untuk disampaikan kepada DPRA agar diperoleh kesepakatan bersama, setelah sebelumnya kita melakukan forum konsultasi publik dalam rangka penyempurnaan Ranwal RPJMA ini.”

“Harapan kami, RPJMA ini dapat kita selesaikan tepat waktu dan menjadi pedoman bagi kita semua untuk pelaksanaan program pembangunan di Aceh dalam rangka mewujudkan Aceh Hebat,” pungkas Wagub.

Sebelumnya, Azhari SE, selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Aceh, memaparkan tentang isu strategis yang dijabarkan dalam Ranwal RPJMA tahun 2017-2022 kepada Pimpinan DPRA dan sejumlah anggota DPRA yang hadir dalam acara penyerahan Ranwal RPJMA tersebut.

RPJMA adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 tahun. Proses penyerahan draft Ranwal RPJMA 2017-2022 dilakukan langsung oleh Wagub, didampingi Kepaa Bappeda, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, yang diterima langsung oleh Ketua DPRA Tgk Muharuddin.

Penyerahan Ranwal RPJMA 2017-2022 hari ini merupakan amanah yang telah diatur dalam Peraturan menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017, untuk disampaikan kepada DPRA agar diperoleh kesepakatan bersama, setelah sebelumnya kita melakukan forum konsultasi publik dalam rangka penyempurnaan Ranwal RPJMA ini.
Kode:47
Sumber:Humas Aceh
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...