Dermawan,

Serahkan Dokumen Nota Keuangan RAPBA 2017 ke DPR Aceh

.
A A A

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh menyerahkan Nota Keuangan dan Racangan Qanun APBA Tahun Anggaran 2017 pada pimpinan DPR Aceh dalam pembukaan masa persidangan I Tahun 2017, Minggu malam 29 Januari 2017.

Plt Gubernur diwakili Sekda Aceh, Dermawan dalam sambutannya mengatakan, berkat kerjasama antara pemerintah Aceh dan DPRA pada tanggal 24 Januari 2017 lalu telah melakukan penandatangan bersama Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBA Tahun Anggaran 2017. “Sehingga pada hari ini kami dapat menyampaikan Pengantar Nota Keuangan tentang RAPBA Tahun Anggaran 2017.

Kamir sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR Aceh yang telah menuangkan tenaga pikiran dalam pembahasan dokumen KUA-PPAS ini,” kata Dermawan. Lanjutnya, Penyampaian Rancangan APBA Tahun Anggaran 2017 ini merupakan tindak lanjut dari KUA-PPAS yang telah disepakati bersama.

Dalam hal ini pemerintah Aceh mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Komisi-Komisi dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yang telah menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2017 dengan SKPA terkait.

“Untuk itu kami juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan karena telah melakukan sinkronisasi, harmonisasi, koreksi dan rasionalisasi terhadap program dan kegiatan dari KUA-PPAS yang kami ajukan.”

Dermawan mengatakan, pemerintah Aceh dan DPRA sepakat, APBA 2017 untuk diprioritaskan pada kebutuhan pembangunan dan peningkatan masyarakat yang terbagi pada enam bidang yaitu, peningkatan infrastruktur yang terintegrasi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, reformasi birokrasi, dinul Islam, adat dan budaya serta keberlanjutan perdamaian, peningkatan ketahanan pangan dan nilai tambah produksi dan peningkatan investasi dan pemanfaatan potensi SDA yang berwawasan lingkungan.

“Kami yakin dan percaya dengan koreksi dan rasionalisasi tersebut, sehingga RAPBA Tahun Anggaran 2017 telah lebih aspiratif dan rasional.

Dengan demikian tuntutan kebutuhan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat kita wujudkan dengan menitikberatkan kepada 6 (enam) isu strategis," ujarnya.

Fotografer:MC DPRA | Khairul
Sumber:mediaaceh.co
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...