Mawardi Ali

Serahkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Meunasah Krueng

FOTO | MariadiBupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, menyerahkan bantuan masa panik kepada Nyak Umar korban kebakaran di Gampong Meunasah Krueng Mukim Pagar Air Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar
A A A

ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, menyerahkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran satu unit rumah milik Nyak Umar (48) di Jalan Banda Aceh- Lambaro Lorong Mesjid Dusun Mulia Gampong Meunasah Krueng Mukim Pagar Air Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, yang musnah terbakar, Kamis (28/6/2018).

Bantuan masa panik yang diserahkan Mawardi Ali langsung kepada Nyak Umar, dilokasi rumah terbakar tidak lama setelah musibah terjadi. Pada penyerahan bantuan tersebut, Bupati Mawardi Ali turut didampingi Kadis Sosial Aceh Besar Jakfar SP, Anggota DPRK Zainal Abidin, staf khusus Bupati Ir Musa Bintang MM, sejumlah pejabat lain dan perangkat gampong.

Sejumlah bantuan masa panik yang diserahkan, sebagaimana disampaikan Kadis Sosial Aceh Besar, diantaranya beras, sambal, gula, kelambu, jilbab,.kain batik, mukena, kain sarung, baju koko, ember, teko, kuali, piring, gelas, sendok, kompor, tabung gas, selang regulator, matras dan tenda gulung, selimut wol, kecap, ikan sarden, minyak goreng, paket lauk pauk dan ember untuk mencuci.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, kepada korban kebakaran meminta mereka dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik. Setidaknya bantuan masa panik itu dapat meringankan beban korban pascamusibah yang menimpa warga tersebut.

"Untuk itu saya meminta agar bantuan masa panik dengan sumber anggaran dari APBK Aceh Besar tidak dinilai jumlahnya tapi terimalah dengan ikhlas hati," pungkas Bupati Mawardi seraya menyampaikan prihatin atas musibah tersebut.

Sebagai mana diinformasikan Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar, kebakaran yang terjadi Kamis pagi sekitar pukul 09.46 WIB itu menghanguskan satu unit rumah milik Nyak Umar.

Penyebab kebakaran menurut saksi yang kebetulan pemilik rumah tersebut, api pertama terliat dari salah satu kamar rumah shelter tersebut yang diliat oleh anak korban M Aidil (11th) dan anak korban langsung berteriak memanggil ayah nya yang kebetulan tak jauh dari rumah. Namun kepastian penyebabnya sudah dalam penanganan pihak berwajib.

Kobaran api berhasil dipadamkan petugas dari BPBD Aceh Besar dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran yang di datangkan dari pos Induk Sibreh dan pos Peukan Bada serta turut di dukung dua unit armada pemadam dari BPBD Kota Banda Aceh. Setiba di lokasi kejadian petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.10 WIB.

Dalam penanganan musibah kebakaran tersebut petugas pemadam juga ikut di bantu oleh TNI/Polri, PLN dan warga masyarakat sekitar. "Tidak ada korban jiwa akibat dari kebakaran tersebut dan atas nama Pemkab Aceh Besar kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu..

Kebakaran Lam Paya
Sepanjang hari Kamis (28/6/2018) musibah kebakaran di Aceh Besar juga terjadi Gampong Lam Paya, Kecamatan Lhoknga. Kebakaran yang menimpa tiga Ruko mulai terjadi pukul 16.20 WIB. Sebagaimana direlis Pusdalops PB BPBD Aceh Besar, ketiga Ruko tersebut yakni depot obat milik Muhajir (40 th), toko kelontong milik Irwan (35th) dan toko KUD Gp.Lampaya milik Siti Astra (43th).

Upaya pemadaman dilakukan BPBD Aceh Besar dengan mengarahkan tiga unit armada pemadam kebakaran yang di datangkan dari pos induk Sibreh dan pos Peukan Bada serta turut di dukung dua unit armada pemadam dari pemadam Kota Banda Aceh. Setiba di lokasi petugas langsung lakukan pemadaman dan api baru bisa dipadamkan pada pukul 17.15 WIB. Dalam penanganan tersebut juga di bantu oleh unsur Muspika Lhoknga, PLN, TNI (kavaleri kompi panser/koramil setempat), Polri, RAPI, pegawai PT SAI dan Masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Penulis:Mariadi
Kode:47
Rubrik:Aceh Besar

Komentar

Loading...