Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Seorang Warga Bener Meriah Meninggal Terjepit Dump Truck

SAMSUDDINPetugas memasang police line
A A A

BENER MERIAH- Faisal Amri (29), warga Kampung Negeri Antara Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah meninggal terjepit obol dump truk. Sabtu (3/10/2020).

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.30 wib berlokasi di lahan kebun serai Kampung Negeri Antara Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui kasubag Humas Polres Bener Meriah Ipda Iwan AK menyampaikan, Atas kecelakaan kerja yang menimpa Faisal Amri hingga meninggal dunia akibat tercepit dump truk yang dikemudikan Hamdan Warga Kampung Bintang Berangun Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Pasca peristiwa tersebut, Hamdan sang supir Damtruk mengamankan diri ke Polsek Pintu Rime Gayo berserta mobil dump trucknya.

Adapun kronologis kejadiannya, korban mencari mobil dump truck ke Pasar Blang Rakal guna mengangkut kayu peranca, disana korban bertemu dengan Hamdan dan mereka pergi mengambil kayu peranca.

"Dilokasi, korban mengarahkan supir untuk atrek dengan tiba-tiba akibatnya korban terjepit kebatang Pinus yang ada dibelakang Truk tersebut,"terang Iwan.

Kemudian Hamdan memajukan kembali damtruk tersebut, lalu ia menoleh kebelakang melihat posisi Faisal sudah rebah. Hamdan sempat menolong korban di bawa ke puskesmas Blang Rakal, namun sayang nyawa Faisal tidak dapat diselamatkan.

"Hamdan sempat mengantar korban ke puskesmas Blang Rakal, sebelum dia mengamakan diri ke Polsek Pintu Rime Gayo,"demkian disampaikan Kasubag Humas Polres Bener Meriah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...