Kim Jong Un:

Senang Bertemu dengan Anda Mr President

FOTO | AFPKim Jong-un dan Donald Trump
A A A

SINGAPURA - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjabat tangan, dan tersenyum di awal pertemuan bersejarah di Singapura pada Selasa (12/6). Keduanya mencari cara untuk mengakhiri kebuntuan nuklir di semenanjung Korea.

"Senang bertemu dengan Anda Tuan Presiden," kata Kim beberapa saat ketika dia duduk bersama Trump, berlatarbelakang bendera Korea Utara dan AS.

Kim tersenyum dan berseri-seri lebih lebar saat Presiden AS memberinya acungan jempol.

Dengan kamera pers dunia yang menyorot mereka, Trump dan Kim membangun suasana baik di awal pertemuan.

“Saya merasa sangat hebat. Kami akan berdiskusi hebat dan akan sangat sukses. Ini kehormatan saya dan kami akan memiliki hubungan yang hebat, saya tidak ragu,” kata Trump.

Lalu Kim menjawab, "Tidak mudah untuk sampai ke sini. Ada rintangan, tetapi kami mengatasi mereka untuk berada di sini," jawab Kim.

Trump dan Kim akan mengadakan pertemuan empat mata yang diperkirakan berlangsung sekitar dua jam, sebelum mereka bergabung dengan pejabat lain dan makan siang bersama.

Jika mereka berhasil membuat terobosan diplomatik, itu bisa membawa perubahan besar terhadap keamanan Asia Timur Laut, seperti halnya jatuhnya Tembok Berlin pada tahun 1989 yang mengubah Eropa.

Trump tiba pertama kali di Capella Hotel di Sentosa, sebuah pulau resor di lepas pelabuhan Singapura dengan hotel-hotel mewah, taman hiburan Universal Studio, dan pantai buatan manusia.

Beberapa jam sebelum KTT dimulai, Trump menyatakan optimisme tentang prospek pertemuan pertama pemimpin AS dan Korea Utara. Meskipun Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo masih mempertanyakan apakah Kim akan tulus bersedia melakukan denuklirisasi .

Para pejabat kedua belah pihak mengadakan pembicaraan pada menit-menit terakhir untuk meletakkan dasar pertemuan puncak, sebuah peristiwa yang hampir tak terpikirkan beberapa bulan lalu, ketika mereka saling mengancam yang menimbulkan kekhawatiran perang.

"Pertemuan tingkat staf antara Amerika Serikat dan Korea Utara akan baik dan cepat," kata Trump dalam pesan di Twitter pada hari Selasa.

Namun dia menambahkan: “Pada akhirnya, itu tidak masalah. Kita semua akan segera tahu apakah kesepakatan nyata, atau tidak seperti yang terjadi di masa lalu, bisa terjadi! ”

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...