Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Buka Festival Pancing Ikan

Sekda Puji Inovasi BUMK Tirtona

SAMSUDDINFestival pancing ikan BUMK Tirtona
A A A

BENER MERIAH - Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi, membuka secara resmi festival pancing ikan BUMK Tirtona, Kampung Hakim Wih Ilang, Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, Selasa (15/9/2020).

Dalam sambutanya, Haili Yoga menyampaikan, seyogyanya kegiata festival pancing ikan itu dihadiri langsung oleh Bupati, namun diwaktu bersamaan Bupati ada kegiatan yang harus diikut di Jakarta.

"Maka mendelegasikan kepada saya untuk membuka kegitan ini,"ujar Haili Yoga.

Menurut Sekda, Kampung Hakim Wih Ilang, sejak dulu sudah banyak melakukan inovasi-inovasi. Oleh sebab itu ia mengharapkan, agenda yang diselengarakan oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Tirtona Hakim Wih Ilang ini bisa menjadi contoh.

"Festival pancing ikan ini bisa menjadi salah satu program wisata yang bisa kita galakan di Kabupaten Bener Meriah ini,"ujar Haili Yoga.

Dengan adanya acara ini, sambung mantan Kadis Pariwisata Bener Meriah itu, inovasi yang dilakukan oleh BUMK Hakim Wih Ilang menjadi contoh yang baik, dan inovasi ini seperti ini, seharusnya bisa diikuti daerah lain. Program ini nantinya akan menjadi program pemerintah daerah untuk kedepan.

Sementara Alwin Direktur BUMK Tirtona, dalam sambutannya menyampaikan, BUMK Tirtona diambil dari nama klub didong yang dahulu terkenal.

"Acara ini sudah masuk masa panen, kami sisipkan dengan festival untuk penghobi mancing, dengan gratis. Ikan yang tersebar di dua kolam berjumlah 88 ribu 44 ribu disebar dikolam masjid Kampung Hakim Wih Ilang, sisanya disebar dikolam bawah. Selain itu kegiatan hari itu untuk meningkatkan wisata,"ucapnya.

Kata Alwin, kegiatan festival pancing ikan berlangsung dua hari sejak tanggal 15 hingga 16 September 2020 dengan tiga sesi, sesi festival pancing ikan tradisional, sesi panen raya kolam ikan dan sesi pasar lelang ikan. Dari hasil penjualan ikan nanti diberikan kepada anak yatim piatu, kaum dhuafa, dan beberapa unsur lainnya di Kampung Hakim Wih Ilang.

Turut hadir dalam festival pancing ikan hari itu, Kadis Sosial, Kadis Pertanian, Camat Bandar, Reje Kampung Hakim Wih Ilang, aparat kampung, masyarakat setempat serta peserta pancing yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...