Niat Mau Jadi Anggota DPRK Sabang

Sejumlah Bacaleg Tidak Bisa Baca AlQuran

FOTO | Jalaluddin ZkyTes Uji Baca Alquran Bacaleg Kota Sabang
A A A

SABANG – Meskipun malu tetapi inilah kenyataannya, dimana sejumlah Bakal Calon Legeslatif (Bacaleg) yang sebelumnya telah mempersiapkan diri untuk maju mewakili rakyat, duduk manis di kursi empuk Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, tetapi sangat disayangkan saat ikut uji/tes membaca Alquranul Karim beberapa peserta gugur karena tidak bisa membaca.

Hal tersebut terlihat setelah selesai pengujian tes membaca Alquran selam 2 hari nyang dilakukan pihak Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Sabang, bekerjasama dengan Kemenag, MPU dan LPTQ setempat, yang digelar di Diniyah Gampong Ie Meule kecamatan Sukajaya Kota Sabang.

Dasar hukum uji baca Alquran berpedoman pada Pasal 13 Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2008 tentang Partai Politik Lokal Peserta Pemilu DPR Aceh dan DPR Kabupaten/Kota di Aceh, sebagaimana diamanatkan dalam UU No.11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang merupakan dasar penyelenggaraan otonomi daerah di Aceh.

Ketua KIP Kota Sabang Azman SE, sebanyak 147 bacaleg yang mengikuti uji tes membaca AlQuran, 141 dinyatakan lulus sedangkan enam bacaleg harus dikembalikan kekeluarganya, karena tidak bisa membaca Alquran, sesuai Qanun Aceh dan Undang-Undang Pemerintah Aceh Nomor.11 tahun 2006, katanya.

Dijelaskan, bagi bacaleg yang dinyatakan tidak lulus uji tes membaca Alquran, oleh tim penguji independen dengan sendirinya secara otomatis gugur, sehingga partai pengusung harus segera menggantikan dengan Bacaleg yang lain. KIP memberi batas waktu bagi pengganti untuk melengkapi berkas kemudian pada tanggal 29 Juli mendatang juga diwajibkan ikut uji tes membaca Alquran.

Bagitu juga bagi baceleg yang belum mengikuti uji tes membaca Alquran, terutama Bacaleg incumbent yang sedang menjalankan tugas keluar kota, mereka akan mengikuti uji tes membaca Alquran pada tanggal 29 Juli mendatang di tempat yang sama. Sebenarnya uji tes membaca Alquran bagi seluruh Bacaleg telah dijadwalkan yaitu 24 dan 25 Juli 2018, sebutnya.

Dijelaskan, tim penguji independen terdiri dari Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Pemusyawaratan Ulama (MPU) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Tim tersebut terbagi dalam tiga kelompok, masing-masing kelompok melibatkan tiga unsur tim penguji.

Kemudian jumlah bacaleg yang diusung 13 Partai Politik (Parpol), dengan peserta bacaleg keseluruhan 225 orang, untuk Daerah Pemilihan I Kecamatan Sukakarya 121 bacaleg, sementara untuk Kecamatan Sukajaya 104 bacaleg, jelas Azman, mantan anggota Panwaslu Sabang.

Diterangkan, apabila bacaleg yang belum menyelesaikan uji tes membaca Alquran, tidak hadir pada tanggal 29 Juli mendatang maka, sesuai tahapan Pemilu dan ketentuan yang berlaku yang bersangkutan dianggap gugur. Bagi ketua Parpol masih ada kesempatan mencari pengganti sampai batas waktu tanggal 07 Agustus 2018, terangnya.

Disinggung siapa saja dan nama bacaleg yang tidak bisa membaca Alquran, Azman enggan menyebutkan nama-nama bacaleg yang tidak lulus uji tes baca Ak-Quran. Karena dinilai hal itu merupakan aib seseorang.

Penulis:Jalaluddin Zky
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...