KPK

Segera Umumkan Status Hukum Gubernur Jambi

FOTO | ANTARAGubernur Jambi Zumi Zola (kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin, 22 Januari 2018. Zumi Zola diperiksa terkait kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi 2018.
A A A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal segera mengumumkan status hukum Gubernur Jambi, Zumi Zola. Diketahui, KPK telah membuka penyelidikan baru dari pengembangan kasus suap pengesahan APBD Jambi. Diduga, penyelidikan ini mengarah pada keterlibatan Zumi Zola.

"Hasil resminya segera kita umumkan beberapa hari ke depan," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (31/1).

Saut masih enggan membenarkan telah menetapkan Zumi Zola sebagai tersangka. Namun, Saut mengakui penggeledahan yang dilakukan di Rumah Dinas Zumi Zola pada hari ini merupakan proses penyidikan. Berdasar Pasal 44 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, lembaga antikorupsi dapat menetapkan tersangka saat kasus ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Normatifnya kalau geledah kan sudah tahap penyidikan," kata Saut.

Saut bersikukuh enggan mengungkap pihak yang menjadi tersangka. Dikatakan, hal ini terkait dengan kode etik.

"Jangan kalau menyebut orang kan tidak boleh," katanya.

Diketahui, KPK telah membuka penyelidikan baru pengembangan dari kasus dugaan suap pengesahan APBD Jambi. Dalam penyelidikan ini, KPK sedang mendalami sejumlah hal, termasuk pihak yang menjadi inisiator atau menginstruksikan memberikan suap kepada anggota DPRD Jambi. Selain pemberi instruksi, KPK juga mendalami proses pembahasan APBD dan pihak-pihak yang turut menikmati aliran dana dari kasus ini.

Dalam penyelidikan baru ini, KPK telah meminta keterangan sejumlah pihak. Salah satu pihak yang dimintai keterangan itu, yakni Gubernur Jambi, Zumi Zola. Selain mengumpulkan keterangan saksi termasuk Zumi, penyidik juga akan mencari fakta-fakta lain dari persidangan dengan terdakwa tiga pejabat Pemprov Jambi. Ketiga anak buah Zumi Zola yang sudah dijerat itu, yakni Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Jambi Saipudin dan Plt Kadis PUPR Pemprov Jambi Arfan. Penyelidikan ini disebut mengarah pada keterlibatan Zumi Zola. Hal itu diakui Erwan usai dimintai keterangan oleh KPK pada Rabu (24/1).

"Iya (mengarah pada keterlibatan Zumi Zola)," kata Erwan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/1).

Meski demikian, Erwan masih enggan membeberkan mengenai kasus yang diselidiki lembaga antikorupsi. Erwan menyebut KPK kemungkinan bakal mengumumkan hasil penyelidikan ini dalam waktu dekat.

"Tunggu satu sampai dua minggu lagi ya," katanya.

Zumi Zola sendiri pasrah mengenai penyelidikan yang sedang dilakukan KPK. Zumi Zola menghormati dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK mengenai proses hukum ini.

"Untuk menghindari berita simpang siur dan menghormati proses hukum yang berlaku lebih baik kita berpegang kepada pernyataan resmi dari KPK," kata Zumi Zola saat dikonfirmasi, Kamis (25/1).

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...