Pentagon,

Sebut AS Tidak Hentikan Pengiriman Senjata ke Kurdi

FOTO | ISTIMEWAKementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS), atau Pentagon menuturkan, pihaknya tidak menghentikan pengiriman senjata kepada Kurdi Suriah
A A A
Kami meninjau penyesuaian yang tertunda untuk dukungan militer yang diberikan kepada mitra Kurdi kami, sebanding dengan yang dibutuhkan untuk mengalahkan ISIS, dan upaya stabilisasi untuk mencegah ISIS kembali,

WASHINGTON - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS), atau Pentagon menuturkan, pihaknya tidak menghentikan pengiriman senjata kepada Kurdi Suriah. Pernyataan Pentagon ini bertentangan dengan apa yang disampaikan Presiden AS, Donald Trump.

Trump, dalam sebuah dialog melalui telepon dengan Presiden Turki Tayyip, Erdogan beberapa waktu lalu menyatakan AS akan menghentikan pengiriman senjata kepada Kurdi. Dia bahkan menyebut pengiriman senjata ini harusnya dihentikan sejak lama.

Namun, Pentagon dalam pernyataan menuturkan sedang melakukan peninjauan untuk menyesuaikan senjata apa yang sebaiknya dikirimkan ke Kurdi Suriah, untuk membantu mereka melawan ISIS, dan kelompok teroris lainnya.

"Kami meninjau penyesuaian yang tertunda untuk dukungan militer yang diberikan kepada mitra Kurdi kami, sebanding dengan yang dibutuhkan untuk mengalahkan ISIS, dan upaya stabilisasi untuk mencegah ISIS kembali," kata juru bicara Pentagon Eric Pahon, seperti dilansir Reuters pada Selasa (28/11).

Pengiriman senjata ke Kurdi oleh AS mendapat tentangan keras dari Turki. Ankara menilai Kurdi Suriah, memiliki hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), kelompok yang bertanggung jawab atas serangkaian serangan di Turki, dan telah masuk ke dalam daftar hitam negara itu.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari Turki mengenai pernyataan yang dilontarkan oleh Pentagon tersebut. Sebelumya, Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag menegaskan Trump harus memenuji janjinya untuk menghentikan pengiriman senjata ke Kurdi.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...