Presiden Ceko:

Saya Agen Putin, Trump, China dan Israel

FOTO | ISTIMEWAPresiden Republik Ceko Milos Zeman
A A A

PRAHA - Presiden Republik Ceko Milos Zeman mengaku sebagai agan Presiden Rusia Vladmir Putin, agen China dan agen Israel. Namun, pengakuan itu dibuat untuk bercanda guna menyenangkan media.

Dalam sebuah acara televisi pada hari Jumat, Presiden Zeman, mengampanyekan dirinya sebagai calon presiden untuk pemilu 2018 mendatang. Dia bertekad kembali menjadi Presiden Ceko dan tidak akan mengubah platform konservatifnya yang sering dikritik.

Zeman sering bertentangan dengan pemerintah Perdana Menteri Bohuslav Sobotka, yang mendukung isu-isu Uni Eropa seperti penjatuhan sanksi kepada Rusia dan kebijakan imigrasi yang longgar.

Meskipun kewenangan presiden telah dibatasi di Republik Ceko, Presiden Zeman yang kini berusia 72 tahun tetap menjadi tokoh paling populer di negara itu. Dia pada tahun 2013 memenangkan pemilu presiden.

Dia telah menganjurkan Pemerintah Ceko untuk memelihara hubungan yang lebih erat dengan Rusia dan China. Dia juga mendukung Israel dan menyerukan Ceko untuk membatasi masuknya pencari suaka dari negara-negara Muslim.

Ketika ditanya oleh wartawan stasiun televisi Rusia apakah dia prihatin karena dicap sebagai agen Rusia, Zeman justru bangga dengan label itu, meski disampaikan dengan bercanda.

”Saya seorang agen Rusia, dan khususnya dari Vladimir Vladimirovich Putin,” katanya, berbicara dalam bahasa Rusia. ”Saya harus menambahkan bahwa saya juga agen dari Presiden China. Akhir-akhir ini juga (agen) Presiden Amerika yang baru. Saya seorang agen Israel, yang saya dukung selama ini,” ujarnya.

Puas dengan candaannya, Presiden Zeman menyimpulkan bahwa dia hanya menjadi agen satu negara, yakni Republik Ceko.

Zeman melanjutkan, kritik media adalah salah satu faktor yang mendorongnya untuk ikut pemilu presiden lagi.

”Setiap serangan mereka mendorong saya secara lebih untuk melaju. Terima kasih, media Ceko,” ucap Zeman, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (12/3/2017).

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...