Wall Street Journal:

Saudi Bebaskan Pangeran Alwaleed jika Bayar Rp81,4 Triliun

FOTO | REUTERSPangeran Alwaleed bin Talal, keponakan Raja Salman dan bos perusahaan investasi Kingdom Holding, termasuk di antara 11 pangeran Arab Saudi yang ditahan terkait penyelidikan korupsi.
A A A
Menjaga (dinasti) di bawah kendalinya, itulah pertempurannya,

RIYADH - Pangeran superkaya Arab Saudi Alwaleed bin Talal yang ditahan dalam operasi “sapu bersih koruptor” bisa dibebaskan jika bersedia membayar denda USD6 miliar atau sekitar Rp81,4 triliun.

Laporan soal syarat “tebusan” yang menakjubkan ini diungkap Wall Street Journal (WSJ), media yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Pangeran Alwaleed—salah satu orang terkaya di dunia—termasuk di antara belasan bangsawan dan pebisnis yang ditahan bulan lalu oleh Komite Pemberantasan Korupsi Arab Saudi yang baru dibentuk. Komite itu menjalankan pembersihan anti-korupsi yang diawasi langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Lebih dari 200 orang ditahan dalam operasi tersebut. Banyak dari mereka telah dibebaskan setelah sepekat melakukan negosiasi di luar hukum, yakni dengan menyerahkan aset berupa uang tunai atau pun saham perusahaan.

Pangeran Alwaleed yang diperkirakan memiliki kekayaan senilai USD18,7 miliar, tercatat sebagai orang terkaya di Timur Tengah.

Namun bos perusahaan yang bisnisnya beperngaruh di Barat ini disarankan untuk “membongkar” dinasti finansialnya untuk mengumpulkan dana sebesar USD6 miliar sebagai syarat untuk pembebasannya.

Alwaleed dan sedang mendiskusikan saran itu, termasuk jika harus menyerahkan sebagian dari perusahaannya, The Kingdom Holding Company.

”Menjaga (dinasti) di bawah kendalinya, itulah pertempurannya,” kata seorang sumber yang membocorkan nilai tebusan tersebut kepada WSJ, yang dikutip Sabtu (23/12/2017).

Seorang pejabat senior Saudi pernah mengatakan bahwa pangeran Alwaleed menghadapi tuduhan pencucian uang, penyuapan dan pemerasan.Tapi, pengacara yang bekerja untuk Alwaleed mengatakan bahwa tidak ada tuduhan formal terhadap kliennya tersebut.

”Dia menginginkan penyelidikan yang tepat. Harapan Alwaleed akan memberi MbS (Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman) seperti masa sulit,” kata sumber yang mendekati pangeran kaya raya tersebut kepada Wall Street Journal.

Banyak dari mereka yang ditangkap dalam pembersihan anti-korupsi telah menginap di Ritz Carlton Hotel di Riyadh. Beberapa lainnya ditempatkan di hotel bintang lima lainnya di Ibu Kota Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi maupun otoritas Komite Pemberantasan Korupsi belum berkomentar atas bocoran nilai “tebusan” untuk pembebasan Pangeran Alwaleed.

Dia menginginkan penyelidikan yang tepat. Harapan Alwaleed akan memberi MbS (Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman) seperti masa sulit,
Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...