Satreskrim Polres Bener Meriah telah menetapkan dan menahan tiga tersangka dugaan peredaran ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah. “Sebelumnya kita telah menetapkan dan menahan AS (staf dinas pendidikan) Bener Meriah sebagai tersangka pembuat ijazah palsu, kemudian berselang dua harinya, kita kembali menangkap dan menahan tersangka SM (PNS di jajaran dinas Kesehatan Bener Meriah) yang diduga berperan sebagai perantara," kata Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK saat dikonfirmasi awak media, Rabu (27/1/2021).

Reaktif Covid-19

Satu Warga Bener Meriah Meninggal Dunia

PUTRA MANDALASejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien reaktif Covid-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap
A A A

BENER MERIAH – Salah seorang warga Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah berinisial RN (64) meningal dunia di RSUD Munyang Kute pada Rabu (29/7/2020).

Jenazah RN dimakamkan secara Protokol Kesehatan Covid-19.

Wakil juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Wahidi menyampaikan, RN meninggal di RSUD Munyang Kute dan berdasarkan hasil rapid test yang bersangkutan reaktif.

"Dia begitu masuk RSUD Munyang Kute sekira pukul 16.30 Wib dilakukan rapid test," ujar Wahidi.

Kemudian tambah Wahidi, terhadap RN dilakukan observasi dan tindakan- tindakan medis lainnya. RN sempat akan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh namun sedang dalam persiapan yang bersangkutan mengalami sesak dan akhirnya meninggal Dunia.

“Terhadap almarhum sudah dilakukan swab hasilnya akan keluar dalam beberapa hari kedepan," kata Wahid.

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bener Meriah itu menerangkan, terhadap pemakaman jenajah RN secara protokol kesehatan Covid-19 lebih dari kesiagaan dan kehati-hatiaan oleh tim kesehatan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...