Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Satu Pasutri di Aceh Utara Reaktif COVID-19

NETIlustrasi
A A A

ACEH UTARA - Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Lhokseumawe kembali merawat pasangan suami istri (Pasutri) yang reaktif COVID-19. Kepastian reaktif diketahui setelah dilakukan rapid test.

Humas Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Jalaluddin M Kes kepada acehimage.com, Kamis malam (13/8/2020) menyatakan, kedua pasien reaktif tersebut merupakan pasangan suami istri berinisial CT (58) dan TAB (62) yang berasal dari Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

"Awalnya pasien pasutri ini sempat di rawat di RSU Bunga Melati Lhokseumawe, kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia untuk mendapatkan perawatan di ruang isolasi,"kata Jalaluddin.

Menurut Jalaluddin, berdasarkan informasi yang diterima oleh pihaknya, Kedua pasien pasutri itu sebelumnya ada keluhan demam dan sesak nafas.

"Setelah dirapid test keduanya reaktif COVID-19 dan kondisinya sekarang sudah membaik,"ujar Jalaluddin.

Jalaluddin juga menyebutkan, hasil informasi diterima, pasutri reaktif COVID-19 tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Kota Medan, Sumatera Utara.

"Petugas sudah mengambil sempel untuk dikirim ke Balitbangkes Aceh dan kita tunggu hasil swabnhnya keluar dalam empat hari ini,"pungkas Jalaluddin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...