Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Satu Pasien COVID-19 di RSUD Cut Meutia Meninggal Dunia

SAID AQIL AL MUNAWARProses pemakaman
A A A

LHOKSEUMAWE - Satu orang Pasien positif Corona Virus Disease Tahun 2019 (Covid-19) di ruang Perawatan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUDCM) Kabupaten Aceh Utara Meninggal Dunia. Selasa (02/09).

Pasien yang meninggal dunia tersebut berinisial Af (32) warga Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Dari rujakan rumah sakit Swasta PT PIM dengan diagnosa Gagal Ginjal Kronis.

"Pasien yang meninggal tadi malam hasil rapit test dan Uji Swab Positif Corona. Sebelumnya dirawat di rumah sakit selama dua hari di ruang Pinere dan Nicu," kata Jalaluddin, M Kes Humas Rumah Sakit Umum Cut Meutia.

Ia menjelaskan, pasien dalam perawatan di ruang tersebut selama dua hari sejak tanggal 31 agustus hingga 1 september, lalu meninggal pada pukul 07: 00 Wib, lalu dilakukan penyerahan kepada pihak keluarga yang dijemput oleh tim gugus Bireun pada pukul 02:00 Wib dini Hari.

"Tadi malam pada pukul dua kami lakukan penyerahan setelah dilakukan fardhu kifayah di rumah sakit sesuai protokol kesehatan, turut hadir dari tim gugus Lhokseumawe, pak Kapolres dan Dandim."kata jalal.

Sebelumnya pihak keluarga pasien, kata Jalal. Sempat melakukan penolakan ketika dilakukan penanganan jenazah secara protokol covid 19. Namun setelah pihak rumah sakit memberikan pemahaman. Kemudian setelah dipahami pihak keluarga baru menerimanya.

"Sebelumnya keluarga pasien sempat menolak penanganan secara protokol Covid 19, karena mereka belum tau, seakan-akan pengananya jenazah hanya di bungkus dengan plastik saja. Lalu setelah mereka melihat dilakukan fardhu kifayah. Dibalut kain kafan, Dimandikan dan dishalatkan., akhirnya baru mereka memberikan ucapan terima kasih kepada pihak rumah sakit," kata jalal.

Menurut Jalal, sekarang pasien tersebut sudah selesai dilakukan pemakaman oleh tim gugus Covid - 19 ke kampung halamannya.

"Untuk saat ini rumah sakit Cut Meutia Merawat pasien positif Covid-19 dalam dua ruangan NICU dan Ruang Penere tinggal 9 orang."tutupnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...