Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali didemo oleh Mahasiswa, Kamis (17/9). Aksi unjuk rasa kali ini dilakukan oleh Mahasiswa Ilmu Politik UIN Ar- Raniry Banda Aceh. Massa aksi unjuk rasa meminta Kepala Pemerintahan Aceh menjamin perlindungan terhadap petani dan nelayan sebagai upaya memastikan ketahanan pangan. Para pendemo membawa berbagai poster seperti "Buya Krueng Teudong-dong Buya Tamoeng Meuraseki"

Satu Ekor Gajah di CRU Sampoiniet Mati

ANTARAIlustrasi, Satu ekor gajah di Conservation Respons Unit (CRU) Sampoinet, Kabupaten Aceh Jaya dilaporkan mati
A A A

BANDA ACEH – Satu ekor gajah di Conservation Respons Unit (CRU) Sampoinet, Kabupaten Aceh Jaya dilaporkan mati pada Kamis, (13/8/2020). Namun, belum diketahui pasti penyebab kematian satwa dilindungi itu.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto membenarkan adanya gajah mati di CRU Sampoiniet. Saat ini, penyebab kematiannya sedang diselidiki oleh tim medis dari BKSDA dan PKSL Unsyiah.

“Iya benar mati, saya dapat laporan tadi siang. Saat ini sedang dilakukan proses nekropsinya oleh tim medis,” kata Agus saat dikonfirmasi.

Agus menjelaskan, kematian gajah tersebut bermula saat mahout atau pawang memberi makan gajah. Tak tau penyebabnya, gajah tiba-tiba lari dan kemudian terjatuh, lalu mati.

“Saat dikasih makan siang tadi, mahout gajah yang memegang gajah tersebut sedang memberikan makan, gajah tersebut tiba-tiba berlari, tidak tahu faktor penyebabnya apa. Gajah tersebut secara mendadak tiba-tiba jatuh dan mati,” jelasnya.

Ia menyebutkan, gajah yang mati tersebut bernama Olo, umur sekitar 25 tahun dan berjenis kelamin jantan. Informasi tentang penyebab kematian gajah ini akan disampaikan secara resmi melalui siaran pers, jika hasil pemeriksaan tim medis sudah keluar.

“Saat ini , sedang dilakukan pengecekan oleh medis. Sekarang belum jelas juga faktor penyebab gajah mati, yang jelas terkait konfirmasi adanya gajah mati betul adanya, penyebabnya nanti kita sampaikan,” pungkas Agus.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...