Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala yang baru saja dilantik pada akhir Desember tahun lalu sebagai orang nomor wahid dibidang administasi, ternyata sosok lulusan S3 ini memiliki karakter maupun cara ampuh tersendiri untuk menghindari konfirmasi dengan wartawan, Sabtu (23/01/2021). Sikap orang nomor tiga di jajaran pemerintahan Aceh Utara, terkesan seakan-akan tidak paham terhadap fungsi dan tugas seorang wartawan, Seharusnya seorang Sekda harus koperatif dengan wartawan sesuai fungsinya yang diatur seusai dalam undang undang nomor 40 tahun 1999.

Satgas COVID-19 Bener Meriah Launching Aplikasi SIPTPC-19

SAMSUDDINSatgas Penanganan COVID-19 Bener Meriah melaunching aplikasi Sitem Informasi terpadu Penanganan Covid-19 (SIPTPC-19).
A A A

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 melaunching aplikasi Sitem Informasi terpadu Penanganan Covid-19 (SIPTPC-19).

Launhcing SIPTPC-19 tersebut diwakili oleh Seketaris daerah (Sekda) Haili Yoga, yang didampingi Seketaris Dinas Kesehatan Arianto, Plt Dinas Kominfo Khalisuddin, BPBD, dan dihadiri sejumlah anggota Satgas serta seluruh Kepala Puskesmas. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan setempat. Kamis (3/12/2020).

Haili Yoga menyampaikan, bahwa Bener Meriah tetap siap siaga dan konsisten dalam penanganan dan pengendalian COVID-19 walaupun trend penyebarannya sudah menurun.

Sementara tahun 2020 Bener Meriah mendapatkan DID tambahan periode pertama berkat keseriusan dan kerja keras Gugus Tugas yang kemudian berganti nama menjadi Satuan Tugas, khususnya tenaga kesehatan mulai dari Bidan Desa, Tenaga Kesehatan di Puskesmas dan Tim Gugus Tugas.

"Hari ini kita kembali membuktikan bahwa kita tidak berhenti berinovasi dengan lahirnya aplikasi ini tentunya kami mengharapkan aplikasi ini bisa digunakan dan mempermudah kinerja Satgas," tutur Sekda yang sempat terkonfirmasi positif COVID-19.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Khalisuddin menyampaikan bahwa dengan adanya aplikasi ini maka data COVID-19 dapat diakses secara realtime sehingga memudahkan penanganan dan pengendalian di Kabupaten Bener Meriah.

"Aplikasi ini akan terus kita kembangkan bahkan sudah kita siapkan juga untuk proses Vaksinasi COVID-19 nanti," terangnya.

Selain itu, kata dia lagi, aplikasi ini juga sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Desa (SID) yang dimiliki oleh Kabupaten Bener Meriah.

"Kami menyiapkan dua model aplikasi satu berbasis website dan satu berbasis aplikasi mobile," jelas Khalis.

Kegiatan launching tersebut kemudian dilanjutkan training penggunaan aplikasi yang diikuti oleh surveilence yang berasal dari 13 puskesmas, RSUD Munyang Kute serta Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.

Profil SITPC-19 Kababupaten Bener Meriah

Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kab. Bener Meriah yang juga Ketua Tim Pengembang Aplikasi Rizki Wan Okta Bina menjelaskan bahwa SITPC-19 adalah Digitalisasi proses pendataan konsep 3 T + M (Tracking, Testing, Treatment dan Monitoring) Penanganan Covid-19 di Kab. Bener Meriah.

"Saat ini proses 3T+M dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah masih dilakukan secara manual," terangnya.

Pengembangan Sistem Informasi Surveilence Covid-19 (SITPC-19) Kabupaten Bener Meriah oleh Satgas Penanganan Covid 19 difasilitasi oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo bertujuan untuk membangun keterpaduan dan kesatuan data dan informasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah berbasis realtime data.

Lebih jauh dijelaskan, SITPC-19 merupakan sistem informasi berbasis website dan mobile aplikasi yang akan digunakan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah dengan memanfaatkan Sistem Informasi Desa (SID) Kabupaten Bener Meriah.

Dengan adanya SITP-C19 diharapkan dapat mempermudah pengumpulan, pengelolaan dan pelaporan data penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

"Adapun fitur yang tersedia dalam aplikasi ini menu Tracking, Testing, Penanganan, Monitoring, pelaporan serta administrasi surat meyurat," tutup Rizki Wan Oktabina.

Update data pasien konfirmasi Positif Covid-19 sampai dengan 3 Desember 2020 berjumlah 164 orang dengan rincian sembuh 120 oranh, isolasi mandiri 32 orang, dirawat 4 orang dan meninggal 8 orang.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...