Di Sidrap

Sandiaga Singgung Bantuan Pupuk Dikorupsi Politisi-BUMN

FOTO | detik.comampanye Sandiaga Uno di Sidrap
A A A

SIDRAP - Cawapres 02 Sandiaga Uno menyebut Jakarta berutang budi ke Sidrap, Sulsel. Pasalnya selama ini suplai beras untuk masyarakat Jakarta dan sekitarnya dominan didatangkan dari Kabupaten Sidrap sebagai lumbung padi nasional.

"Di Kabupaten Sidrap terdapat 106 desa, 99 di antaranya adalah motor pertanian, masyarakat Jakarta adalah salah satu yang berutang budi kepada warga Sidrap karena hasil pertaniannya, yakni beras, dinikmati warga," kata Sandi saat berkampanye di Pantai Kering, Kota Pangkajene, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Kamis(28/3/2019).

Sayangnya kata Sandi, Kabupaten Sidrap yang dianugerahi tanah yang subur, SDM yang pintar dan andal, belum membuat petaninya makmur dan sejahtera. Sandiaga menyalahkan pemerintah.

"Saya baru dapat kabar ini musim panen, harga gabah turun menjadi Rp 4.600 dari harga yang seharusnya Rp 4.900 per kilogramnya. Apa ini tidak menyusahkan petani?" kata Sandiaga.

"Kebijakan impor beras pemerintah justru memperkaya petani Vietnam dan Thailand, betul tidak?" imbuh Sandi yang dijawab iya para pendukungnya.

Sandi juga bicara soal bantuan pupuk yang tak sampai ke petani. Sandi menyayangkan bantuan itu dikorupsi.

"Kami sangat prihatin dengan pupuk yang mestinya dinikmati petani justru dikorupsi oleh BUMN dan politisi tidak boleh diteruskan sangat tidak adil," ujar Sandi.

"Oleh karenanya itu, jika nanti saya dan Pak Prabowo terpilih, kami akan targetkan swasembada pangan dan swasembada beras. Stop impor saat panen, penyediaan pupuk bagi petani dan saluran irigasi," imbuhnya.

Sumber:detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...