Rumah Warga Aceh Barat Rusak Akibat Banjir

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A

ACEH BARAT - Satu unit rumah berkontruksi permanen milik Fatimahdi di Desa Lancong, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, rusak karena terjangan air banjir yang mengepung kawasan itu.

Geuchik/Kepala Desa Lancong, Musliadi di Meulaboh, Jumat mengatakan, rumah warganya itu ambruk terseret ke sungai karena terjadi longsor pada bantaran sungai Krueng Woyla akibat arus sungai yang cukup deras.

"Rumah Fatimahdi itu sudah lama posisinya hampir jatuh ke Krueng Woyla karena bantaran sungai sudah longsor, kemudian saat banjir luapan sungai, debit airnya deras mengikis bagian rumah itu yang tertinggal," sebutnya.

Selain itu disampaikan, selain rumah dihuni oleh janda tua itu, ada tujuh rumah yang sudah terancam bernasib sama, malahan ada unit bangunan pelayanan Poskesdes dan Kantor Geuchik (desa) yang hanya tersisa sekitar 3,5 meter dari sungai.

Kondisi tersebut terjadi, karena erosi sungai terus mengerus bantaran sungai (daerah aliran sungai/DAS), sementara belum ada tanggul atau tebing pengaman penahan erosi sehingga secara perlahan semua itu diperkirakan juga ambruk.

Musliadi menjelaskan, setiap memasuki musim penghujan dan terjadi banjir luapan, kikisan erosi sungai terus meluas ke pemukiman penduduk, karena itu warga padalaman itu sangat berharap dibangunnya tanggul pengaman.

"Dari pada semakin membahayakan maka kami bongkar saja rumah tersebut kemarin, ibu Fatimahdi ini sudah janda dan dia sementara ini sudah mengungsi. Kami sangat berharap dibangun tebing pengaman," sebutnya.

Banjir luapan sungai dan tanah longsor akibat intensitas curah hujan tinggi melanda Aceh Barat dan sekitarnya sejak Kamis (5/1) dini hari dilaporkan sudah berangsur surut, meskipun demikian curah hujan masih mengguyur tidak henti-hentinya.

Tetapi di sejumlah kawasan yang semula direndam banjir dengan ketinggian 40-100 centimeter sudah surut, warga sudah mulai kembali membersihkan rumah, seperti yang dilakukan oleh warga di komplek perumahan Pasie Masjid dan Blang Beurandang.

Dalam bencana alam awal tahun 2017 ini, satu orang petani bernama M Isa (62) hilang terseret arus sungai saat banjir luapan melanda kawasan Desa Mugo Cut, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.

Tim Search And Rescue (SAR) Pos Meulaboh dibantu bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat dilaporkan masih dalam upaya pencarian korban yang hilang terseret arus pada Kamis (5/1) siang itu.

Sumber: ANTARA
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...